CFD Sudirman, FKUB Bogor Upayakan Akses Rumah Ibadah

  • 03 Okt 2026 04:17 WIB
  •  Bogor
Poin Utama
  • Akses menuju rumah ibadah menjadi perhatian dalam pelaksanaan Car Free Day (CFD) setiap Minggu pukul 06.00 hingga 09.00 WIB di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Bogor.
  • Dari hasil mediasi, para pihak menyepakati penguatan akses menuju rumah ibadah serta pengendalian kebisingan dan ketertiban di sekitar lokasi peribadatan.

RRI.CO.ID, Bogor - Akses menuju rumah ibadah menjadi perhatian dalam pelaksanaan Car Free Day (CFD) setiap Minggu pukul 06.00 hingga 09.00 WIB di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Bogor. Jadwal CFD yang beririsan dengan waktu peribadatan sejumlah gereja menimbulkan persoalan akses kendaraan, parkir, kebisingan, serta kenyamanan jemaat, khususnya lanjut usia.

Pendeta Kristiana Sri Utami menjelaskan, ibadah pagi sekitar pukul 07.00 dan 09.00 WIB terdampak karena sejumlah jemaat kesulitan mencapai gereja selama CFD berlangsung.

“Banyak orang tua bahkan manula yang harus berjalan jauh karena kendaraannya tidak bisa melintas saat CFD berlangsung,” ujar Kristiana.

Selain persoalan akses, aktivitas pedagang kaki lima, pengamen, dan penggunaan pengeras suara di sekitar rumah ibadah juga dikeluhkan karena berpotensi mengganggu kekhusyukan ibadah. Kristiana berharap ada pengaturan aktivitas masyarakat dalam radius tertentu dari tempat ibadah agar kegiatan CFD tetap berjalan tanpa mengganggu peribadatan.

Menanggapi persoalan tersebut, Kepala Bidang Lalu Lintas DLLAJ Kota Bogor, Ridwan, menjelaskan bahwa pemerintah menyiapkan konsep pengawalan bagi jemaat yang hendak menuju rumah ibadah selama CFD berlangsung. Rekayasa lalu lintas dan pengaturan titik akses juga akan dilakukan agar jemaat tetap dapat melintas, termasuk warga lanjut usia yang membutuhkan bantuan.

Ridwan menambahkan, pengaturan di lapangan juga akan diarahkan untuk mengendalikan kebisingan dan aktivitas masyarakat di sekitar rumah ibadah. Penataan pedagang, pengamen, serta penggunaan pengeras suara akan dikoordinasikan dengan perangkat daerah terkait agar tidak mengganggu pelaksanaan ibadah.

Sementara itu, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Bogor, Dr. H. Hasbulloh, mengatakan pihaknya telah memediasi persoalan tersebut dengan melibatkan pimpinan rumah ibadah, Kementerian Agama, dan Pemerintah Kota Bogor.

“CFD adalah program untuk masyarakat Kota Bogor, sementara umat yang melaksanakan ibadah juga merupakan bagian dari masyarakat Kota Bogor, sehingga keduanya harus dapat berjalan bersama dengan baik,” kata Hasbulloh.

Dari hasil mediasi, para pihak menyepakati penguatan akses menuju rumah ibadah serta pengendalian kebisingan dan ketertiban di sekitar lokasi peribadatan. FKUB juga akan meneruskan aspirasi mengenai kemungkinan pemindahan jadwal CFD ke hari Sabtu kepada Wali Kota Bogor untuk dibahas lebih lanjut, tanpa menjadikannya sebagai keputusan dalam mediasi.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....