Apel Penanganan TPA Cikundul Terbakar, Pemkot Sukabumi Siapkan Penguatan TPS3R
- 29 Sep 2026 20:47 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Sukabumi - Pemerintah Kota Sukabumi memperkuat penanganan kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Cikundul dengan mengerahkan sekitar 400 personel gabungan. Upaya tersebut dilakukan untuk melokalisasi titik api sekaligus mencegah penyebaran panas ke area aktif TPA.
Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, hadir dalam Apel TPA Cikundul yang digelar pada Selasa, 29 September 2026. Apel tersebut menjadi bagian dari upaya percepatan penanganan kebakaran yang memasuki hari keempat.
Sejumlah unsur dilibatkan dalam operasi tersebut, mulai dari Polres Sukabumi Kota, Kodim 0607, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), pemadam kebakaran, BPBD, pemerintah kecamatan dan kelurahan, relawan, organisasi kemasyarakatan, hingga masyarakat.
Bobby mengatakan, penanganan dilakukan secara terpadu dengan membagi personel ke dalam tiga sektor. Pembagian tersebut ditujukan untuk memudahkan penyisiran dan mempercepat penanganan titik panas maupun asap yang masih ditemukan di kawasan TPA.
“Kita berharap api tidak kembali menyala dan kondisi di TPU Cikundul bisa segera benar-benar aman,” ujar Bobby.
Menurut dia, kondisi di lapangan juga dipengaruhi oleh pertemuan angin dengan gas metana yang dapat memicu munculnya titik panas. Karena itu, petugas tidak hanya melakukan penyemprotan air, tetapi juga menyisir kawasan untuk menemukan sumber asap dan api.
Petugas gabungan bersama Damkar dikerahkan ke sektor A, B, dan C. Dalam proses tersebut, alat berat digunakan untuk mengurai tumpukan material sampah agar titik panas yang berada di bagian dalam dapat ditemukan dan ditangani.
Bobby menyebut luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan lebih dari empat hektare. Namun, angka tersebut masih memerlukan konfirmasi dan pendataan lebih lanjut dari Dinas Lingkungan Hidup.
Pemerintah Kota Sukabumi saat ini memprioritaskan pelokalisasian titik api agar kebakaran tidak merambat ke area aktif TPA. Bobby berharap penanganan pada hari keempat dapat memaksimalkan proses pemadaman di seluruh titik yang masih berpotensi menimbulkan api maupun asap.
Selain pengerahan personel, pemerintah daerah juga mengoordinasikan kebutuhan pendukung seperti peralatan, masker, serta berbagai kebutuhan teknis lainnya untuk menjaga kelancaran operasi di lapangan.
Evaluasi Pengelolaan Sampah
Kebakaran TPA Cikundul juga menjadi momentum bagi Pemkot Sukabumi untuk mengevaluasi pola pengelolaan sampah di daerah tersebut. Bobby mengatakan, pemerintah daerah tengah mendorong pengurangan volume sampah yang berakhir di TPA melalui penguatan pengelolaan sampah dari tingkat wilayah.
Saat ini, Kota Sukabumi menghasilkan sekitar 193 ton sampah setiap hari. Dari jumlah tersebut, sekitar 136 ton di antaranya masih masuk ke TPA Cikundul. Sementara sisanya ditangani melalui TPS 3R, pengepul, maupun pengelolaan di masing-masing wilayah.
Salah satu rencana yang disiapkan adalah mengoptimalkan 13 TPS 3R pada 2027. Langkah tersebut diharapkan dapat mengurangi beban TPA sekaligus memperkuat sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat.
Menurutnya, pengurangan sampah dari sumber menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan pengelolaan TPA. Semakin besar sampah yang dapat ditangani di tingkat wilayah, semakin kecil pula beban yang harus ditanggung TPA Cikundul.
Bobby menegaskan, penanganan kebakaran maupun pembenahan sistem persampahan membutuhkan kekompakan seluruh unsur. Koordinasi antara pemerintah, aparat, petugas teknis, relawan, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam memastikan penanganan berjalan optimal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....