Bogor-DKI Jakarta Perkuat Kolaborasi Pengelolaan Lingkungan

  • 19 Sep 2026 19:22 WIB
  •  Bogor
Poin Utama
  • Pemerintah Kota Bogor dan DPRD DKI Jakarta membahas penguatan kerja sama pengelolaan lingkungan hidup, terutama persoalan sungai dan persampahan yang berdampak lintas wilayah.
  • Selain persoalan aliran sungai, pembahasan juga mencakup pengelolaan sampah yang mencapai sekitar 1.000 ton per hari di Kota Bogor.

RRI.CO.ID, Bogor - Pemerintah Kota Bogor dan DPRD DKI Jakarta membahas penguatan kerja sama pengelolaan lingkungan hidup, terutama persoalan sungai dan persampahan yang berdampak lintas wilayah. Pembahasan tersebut berlangsung dalam kunjungan kerja Komisi D DPRD DKI Jakarta ke Balai Kota Bogor, Jumat, 18 September 2026.

Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mengatakan, kondisi lingkungan di Bogor memiliki keterkaitan langsung dengan Jakarta karena sejumlah aliran sungai berhulu di wilayah Kota Bogor. Salah satu perhatian utama adalah Sungai Ciliwung yang menjadi jalur aliran air dari Bogor menuju wilayah Jakarta.

“Kita memastikan tidak ada timbulan sampah baru yang kemudian masuk ke Ciliwung karena kita ada program Ciliwung Bersih,” ujar Dedie Rachim.

Menurutnya, program tersebut menjadi salah satu upaya Kota Bogor mengurangi beban pencemaran sungai yang berdampak hingga ke Jakarta. Dedie menyebut terdapat 13 kelurahan di Kota Bogor yang bersinggungan dengan Sungai Ciliwung. Pemerintah Kota Bogor juga melakukan normalisasi sejumlah situ untuk memperbesar fungsi kawasan sebagai tempat penampungan air saat debit sungai meningkat.

Selain persoalan aliran sungai, pembahasan juga mencakup pengelolaan sampah yang mencapai sekitar 1.000 ton per hari di Kota Bogor. Pengurangan sampah dilakukan sejak sumbernya melalui TPS3R dan bank sampah, sedangkan pengelolaan di hilir menggunakan sistem controlled landfill dan pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL). Dedie mengatakan, Pemkot Bogor membuka peluang kolaborasi dengan Pemprov DKI Jakarta dalam pemanfaatan fasilitas PSEL Bogor Raya 2.

“Permasalahan sampah ini harus ada sinergi dan kolaborasi yang kuat, karena sampah ini tidak bisa ditanggulangi sendiri,” katanya.

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Yuke Yurike menyambut baik peluang kerja sama tersebut dan menyatakan akan menindaklanjutinya. Ia menilai persoalan lingkungan antara Bogor dan Jakarta perlu ditangani bersama melalui langkah yang terintegrasi dari hulu, tengah, hingga hilir.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....