Geliat UMKM dan Kebersamaan Warga di RRI Fest 2026 Bogor
- 20 Sep 2026 02:12 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor — Gelaran RRI Fest 2026 bertajuk "1001 Pasar Rakyat" yang berlangsung di Lapangan Sakura, Desa Kota Batu, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, berlangsung meriah. Sejak pagi hari, antusiasme masyarakat terlihat dari padatnya area kegiatan yang diisi oleh panggung hiburan, senam sehat, hingga bazar UMKM.
Kehadiran warga dari berbagai kawasan di Desa Kota Batu turut menghidupkan suasana festival. Banyak di antara mereka yang turut hadir bersama rombongan komunitas untuk mengikuti rangkaian acara yang diselenggarakan sejak pagi pukul 08.00 WIB.
Suasana di sekitar panggung utama dan area bazar pun nampak riuh oleh warga yang antusias mengikuti senam bersama serta berburu aneka produk lokal. Berbagai fasilitas publik seperti layanan cek kesehatan gratis juga menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung yang hadir.
Salah satu pengunjung yang hadir di lokasi, Ibu Tini, yang mengaku sengaja datang bersama anggota kelompok senam Prolanis Desa Kota Batu. Ia menyebutkan bahwa jadwal senam rutin yang biasanya diadakan setiap hari Jumat sengaja digeser ke hari Sabtu agar dapat berpartisipasi dalam kemeriahan acara tersebut.
"Kan kita grup senam Prolanis se-Desa Kota Batu, jadi dikasih tahu aturan hari Jumat kita senam jadi diundur hari Sabtu karena ada acara ini," ujar Tini, Sabtu 19 September 2026
Menurutnya, penyelenggaraan festival ini memberikan ruang hiburan yang positif bagi masyarakat setempat. Selain menjadi ajang berkumpul, kegiatan ini juga dinilai efektif dalam menggerakkan perekonomian lokal melalui stan-stan UMKM yang ada.
“Bagus ini, selain untuk berjualan juga untuk rame-rame rakyat, pesta rakyat ya, jadi menarik,” katanya.
Mengenai harapan ke depan, ia menginginkan agar kegiatan serupa dapat diselenggarakan kembali dengan skala yang lebih besar serta pembagian jadwal yang lebih efisien bagi warga.
“Mudah-mudahan ntar lebih meriah lagi acaranya, hadiahnya lebih banyak, doorprize-nya lebih banyak lagi," tutupnya. (Alfredo Abraham - Universitas Pakuan)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....