KNPI Kota Bogor Ajak Pemuda Lawan Peredaran Tramadol

  • 17 Sep 2026 14:30 WIB
  •  Bogor
Poin Utama
  • Peredaran Tramadol dan obat keras ilegal di Kota dan Kabupaten Bogor dinilai menjadi persoalan serius yang mengancam generasi muda.
  • Selain pembinaan, keberanian masyarakat melaporkan dugaan peredaran obat keras ilegal juga dinilai penting untuk membantu memutus mata rantai distribusi.

RRI.CO.ID, Bogor - Peredaran Tramadol dan obat keras ilegal di Kota dan Kabupaten Bogor dinilai menjadi persoalan serius yang mengancam generasi muda. Data Polresta Bogor Kota mencatat 212.782 butir obat keras ilegal disita dalam operasi yang berlangsung Mei hingga Juli 2026.

Anggota Tim Percepatan Pembangunan Pemuda TP3 KNPI Kota Bogor, Nur Isman Iskandar, mengatakan kondisi tersebut menunjukkan perlunya perhatian bersama terhadap perlindungan pemuda. Menurutnya, penyalahgunaan obat keras tidak dapat dipandang hanya sebagai persoalan kenakalan remaja.

“Ini bukan lagi sekadar kenakalan biasa, tetapi sudah menjadi persoalan yang mengancam masa depan generasi muda,” kata Nur Isman Iskandar dalam Dialog Bincang Pagi RRI Bogor, Kamis, 17 September 2026.

Ia menjelaskan, perkembangan modus peredaran membuat pengawasan terhadap lingkungan menjadi semakin penting. Tramadol disebut tidak hanya diedarkan melalui jalur tertentu, tetapi juga menyasar warung dan toko kelontong dengan harga yang relatif terjangkau bagi anak muda.

Nur Isman Iskandar menilai pembinaan pemuda harus berjalan beriringan dengan pengawasan lingkungan untuk mencegah penyalahgunaan Tramadol. Upaya tersebut perlu melibatkan organisasi kepemudaan, keluarga, masyarakat, serta aparat penegak hukum.

“Pemuda harus menjadi bagian dari solusi, mulai dari berani mengatakan tidak terhadap Tramadol hingga ikut mengedukasi dan mengingatkan teman-teman di lingkungannya,” ujarnya.

Selain pembinaan, keberanian masyarakat melaporkan dugaan peredaran obat keras ilegal juga dinilai penting untuk membantu memutus mata rantai distribusi. Kolaborasi lintas unsur diharapkan mampu mempersempit ruang peredaran Tramadol sekaligus menjaga generasi muda Bogor dari penyalahgunaan obat keras.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....