Komisi III DPRD Kota Bogor: Kanalisasi Cegah Api Kebakaran Galuga Membesar
- 13 Sep 2026 15:51 WIB
- Bogor
Poin Utama
- Kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Galuga, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, hingga kini masih dalam penanganan petugas gabungan.
- Hingga kini, personel dari berbagai unsur masih bahu-membahu melakukan penanganan di lokasi TPAS Galuga.
RRI.CO.ID, Bogor - Kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Galuga, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, hingga kini masih dalam penanganan petugas gabungan. TPAS tersebut menjadi lokasi pembuangan sampah dari wilayah Kota dan Kabupaten Bogor.
Ketua Komisi III DPRD Kota Bogor, Ahmad Aswandi, mengatakan pemadaman pada sejumlah titik api terus dilakukan oleh tim gabungan. Selain melakukan pemadaman, petugas juga melaksanakan kanalisasi untuk membatasi pergerakan api agar tidak meluas ke area lainnya.
"Pemadaman titik-titik api terus dilakukan oleh tim gabungan. Di samping melakukan pemadaman, juga dilakukan kanalisasi agar api tidak menyebar," ujar Ahmad Aswandi, Minggu, 13 September 2026.
Menurut Ahmad, kebakaran di TPAS Galuga merupakan musibah yang membutuhkan penanganan bersama dari seluruh unsur terkait. Karena itu, sumber daya manusia, peralatan, dan dukungan lainnya perlu dioptimalkan mengingat luasnya area yang terdampak.
Ia menilai metode kanalisasi menjadi bagian penting dalam upaya mengendalikan kebakaran. Langkah tersebut diharapkan dapat mengisolasi titik-titik api sekaligus mencegah munculnya kembali api pada kawasan yang telah ditangani.
"Yang terpenting adalah bagaimana semua unsur dapat melakukan penanganan terbaik karena musibah ini merupakan tanggung jawab bersama," kata Ahmad Aswandi.
Selain fokus pada pemadaman, Ahmad juga mengingatkan pentingnya mengantisipasi risiko yang ditimbulkan dari kebakaran tumpukan sampah. Pengendalian titik panas dan potensi gas berbahaya perlu diperhatikan agar proses penanganan berlangsung secara aman dan efektif.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor, Rudi Mashudi, mengatakan kanalisasi terus dioptimalkan untuk mendukung percepatan pengendalian kebakaran. Pembuatan batas antara wilayah terdampak dan area yang belum terdampak secara signifikan diharapkan dapat membantu petugas memusatkan proses pemadaman.
"Kanalisasi dilakukan dengan membangun batas antara wilayah yang terdampak dan yang tidak terdampak secara signifikan, sehingga proses pemadaman bisa lebih cepat dilakukan," ujar Rudi Mashudi.
Hingga kini, personel dari berbagai unsur masih bahu-membahu melakukan penanganan di lokasi TPAS Galuga. Upaya pemadaman, kanalisasi, dan pengendalian titik panas terus dilakukan untuk mencegah kebakaran kembali meluas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....