FMP 2026 Ditutup, Kebersamaan Warga Bogor Jadi Kekuatan Utama
- 31 Agt 2026 14:18 WIB
- Bogor
Poin Utama
- Rangkaian Festival Merah Putih (FMP) ke-11 Tahun 2026 resmi berakhir melalui pertunjukan teatrikal perjuangan Jenderal Besar Sudirman di Shelter Skadron 6 Lanud Atang Sendjaja, Bogor.
- Selain memperkuat semangat kebangsaan, pelaksanaan berbagai kegiatan selama Agustus juga dinilai memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi di Kota Bogor.
RRI.CO.ID, Bogor - Rangkaian Festival Merah Putih (FMP) ke-11 Tahun 2026 resmi berakhir melalui pertunjukan teatrikal perjuangan Jenderal Besar Sudirman di Shelter Skadron 6 Lanud Atang Sendjaja, Bogor. Penutupan kegiatan tersebut menjadi akhir dari rangkaian perayaan kemerdekaan yang selama sebulan melibatkan berbagai unsur masyarakat Kota Bogor, Minggu, 30 Agustus 2026.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyampaikan penghargaan kepada panitia dan seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan Festival Merah Putih 2026. Ia menilai persiapan yang dilakukan mampu menghadirkan beragam kegiatan dan atraksi bagi masyarakat selama pelaksanaan festival.
"Apresiasi dan terima kasih untuk kerja keras panitia selama satu bulan serta persiapan yang cukup lama," ujar Dedie. Menurutnya, rangkaian persiapan tersebut menghasilkan berbagai penampilan yang semakin memperkuat kemeriahan FMP 2026.
Dedie menilai perayaan kemerdekaan di Kota Bogor memiliki suasana tersendiri melalui pemasangan bendera Merah Putih yang terlihat di berbagai penjuru kota serta pelaksanaan kirab bendera raksasa. Ia juga menekankan bahwa kekuatan utama FMP terletak pada semangat kebersamaan dan keguyuban masyarakat yang terus dipelihara.
"Keguyuban yang ada di Kota Bogor berbeda dengan wilayah lain, karena lahir dari kebersamaan yang tulus dari lubuk hati," katanya. Dedie berharap pondasi yang telah dibangun para tokoh dan generasi sebelumnya dapat diteruskan dengan melibatkan lebih banyak anak muda dalam penyelenggaraan FMP mendatang.
Menurut Dedie, semangat tersebut sejalan dengan motto Kota Bogor, *Di Nu Kiwari Ngancik Nu Bihari, Seja Ayeuna Sampeureun Jaga*. "Orang Kota Bogor harus bisa membuat regenerasi atau kader dari anak muda untuk mau terlibat," ujarnya.
Selain memperkuat semangat kebangsaan, pelaksanaan berbagai kegiatan selama Agustus juga dinilai memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi di Kota Bogor. Dedie menyebut terdapat peningkatan okupansi hotel serta aktivitas di restoran, kafe, dan sektor hiburan, termasuk kunjungan masyarakat dari sejumlah daerah untuk mengikuti kegiatan FMP.
Sementara itu, Komandan Lanud Atang Sendjaja, Marsma TNI Andy F. Picaulima, berharap kolaborasi berbagai pihak dapat terus memperkuat kualitas Festival Merah Putih pada tahun mendatang. Ketua FMP 2026, Syahril M. Said, menegaskan berakhirnya rangkaian kegiatan tidak boleh menghentikan semangat persatuan, "Rangkaian FMP boleh berakhir, tetapi bendera akan tetap berkibar dan semangat persatuan tidak boleh runtuh dan terus menyala." Pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....