DPRD Kota Bogor Dukung Digitalisasi Layanan Adminduk

  • 30 Agt 2026 07:03 WIB
  •  Bogor
Poin Utama
  • DPRD Kota Bogor menyatakan dukungannya terhadap pengembangan inovasi dan digitalisasi pelayanan administrasi kependudukan yang terus dilakukan Pemerintah Kota Bogor.
  • Disdukcapil Kota Bogor juga menyiapkan kerja sama dengan dompet digital DANA untuk memperluas akses layanan melalui fitur Government Service serta mengembangkan Loket Beres di kelurahan.

RRI.CO.ID, Bogor — DPRD Kota Bogor menyatakan dukungannya terhadap pengembangan inovasi dan digitalisasi pelayanan administrasi kependudukan yang terus dilakukan Pemerintah Kota Bogor. Dukungan tersebut disampaikan Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil saat menghadiri Dukcapil Family Fest 2026 di Plaza Jambu Dua, Sabtu, 29 Agustus 2026.

Kegiatan pelayanan kependudukan tersebut juga dihadiri Ketua Panitia Khusus Raperda Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan, Subhan. Adityawarman mengapresiasi Disdukcapil Kota Bogor yang secara konsisten menggelar agenda tersebut dan pada tahun ini memasuki pelaksanaan keempat.

"Alhamdulillah, hari ini kita hadir di Plaza Jambu Dua. Ini merupakan sebuah terobosan yang sangat luar biasa dari Kepala Dinas Dukcapil," ujar Adityawarman.

Menurutnya, pelaksanaan pelayanan pada akhir pekan yang dilengkapi berbagai kegiatan pendukung dapat memudahkan masyarakat memperoleh dokumen kependudukan. Ia menegaskan DPRD siap mendukung program pemerintah yang memberikan manfaat langsung kepada warga, baik melalui fungsi pengawasan maupun penganggaran.

"Kami di DPRD Kota Bogor mendukung 100 persen kegiatan positif seperti ini, terlebih layanan kependudukan saat ini sudah bertransformasi ke arah digital," katanya.

Sementara itu, Kepala Disdukcapil Kota Bogor Ganjar Gunawan menjelaskan Dukcapil Family Fest dirancang untuk menghadirkan pelayanan yang mudah, cepat, dan dapat diselesaikan pada hari yang sama. Program tersebut menjadi bagian dari inovasi pelayanan Pemkot Bogor melalui sejumlah kegiatan, termasuk Dukcapil Goes to School dan pelayanan sore hingga malam di tingkat kelurahan.

Ganjar menegaskan seluruh masyarakat berhak memperoleh pelayanan administrasi kependudukan tanpa perbedaan latar belakang sosial maupun kondisi fisik.

"Pelayanan Adminduk ini inklusif, tidak ada batasan status sosial ekonomi maupun kondisi fisik," ujarnya, seraya menyebut keterlibatan anak-anak dari Yayasan Penyandang Disabilitas menjadi pesan bahwa layanan tersebut terbuka bagi seluruh warga.

Ke depan, Disdukcapil Kota Bogor juga menyiapkan kerja sama dengan dompet digital DANA untuk memperluas akses layanan melalui fitur Government Service serta mengembangkan Loket Beres di kelurahan.

"Saat ini pilot project sudah berjalan di 10 kelurahan dan target kami dalam lima tahun ke depan seluruh kelurahan sudah bisa melayani Adminduk online Pakuan Prima," tutup Ganjar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....