Kapolsek Cisarua Turun tangan Langsung Atasi Arus Wisata Puncak Bogor

  • 29 Agt 2026 18:07 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor - Sudah menjadi rutinitas, kepadatan arus lalulintas terjadi pada libur akhir pekan di jalur wisata Puncak Bogor. Destinasi warga Jabodetabek ini seolah tidak pernah berhenti dikunjungi dalam kondisi dan situasi apapun, termasuk kemacetan.

Menghadapi lonjakan wisatawan yang membanjiri wilayahnya itupun, Kapolsek Cisarua AKP Budi Suratman, turun tangan melakukan penjagaan dan pengaturan arus lalulintas di titk destinasi wisata di wilayah hukumnya.

"Wisatawan dari luar Bogor sebaiknya tidak menunda keberangkatan hingga siang hari jika ingin berwisata ke Puncak Bogor , karena kedatangan wisatawan secara bersamaan pada waktu berdekatan berpotensi membuat volume kendaraan meningkat dan menimbulkan penumpukan di sejumlah ruas menuju kawasan Puncak," Ujar AKP Budi Suratman, saat melakukan mengurai kemacetan di Simpang Pasar Cisarua, Sabtu 29 Agustus 2026.

kondisi arus lalu lintas di jalur Puncak di hilir seperti simpang Gadog dan Ciawi dapat berbeda dengan di zona atasnya seperti Cisarua hingga Cipanas Kabupaten Cianjur. Penerapan sistem satu arah atau one way secara situasional juga memiliki dampak terjadinya kepadatan terutama di ruas jalan yang menjadi tujuan destinasi wisata di Puncak.

Penggunaan jalur alternatif menuju Megamendung dan Cisarua juga harus dipersiapkan dengan baik kondisi kelaikan kendaraan yang digunakan.

" Di jalur alternatif kondisi jalan sempit, ada anyak tanjakan dan turunan tajam, membutuhkan kendaraan dengan kondisi yang baik. Salah satu bagian yang harus menjadi perhatian adalah sistem pengereman, jadi harus diperhatikan dengan baik kondisi kendaraannya ," tambah AKP Budi.

Kondisi rem yang tidak prima dapat meningkatkan risiko ketika kendaraan melewati ruas jalan dengan turunan. Selain rem, ketersediaan bahan bakar juga perlu diperhatikan. Wisatawan diminta memastikan bahan bakar mencukupi agar kendaraan tidak mengalami masalah ketika sedang melintasi jalur alternatif.

Pengendara diharapkan tidak mengambil keputusan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya, terutama ketika menghadapi kondisi lalu lintas yang padat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....