Sentuhan PKK, Pemkot Bogor Dorong Kemandirian Ekonomi Keluarga

  • 27 Agt 2026 20:24 WIB
  •  Bogor
Poin Utama
  • Pemberdayaan perempuan melalui Kampung Mandiri Gelari Pelangi di Kota Bogor mulai memberikan manfaat nyata bagi keluarga, terutama dalam penguatan ekonomi dan keterampilan warga.
  • Pemerintah Kota Bogor juga memperkenalkan Identitas Kependudukan Digital (IKD) sebagai bagian dari transformasi layanan administrasi kependudukan.

RRI.CO.ID, Bogor - Pemberdayaan perempuan melalui Kampung Mandiri Gelari Pelangi di Kota Bogor mulai memberikan manfaat nyata bagi keluarga, terutama dalam penguatan ekonomi dan keterampilan warga. Program yang dijalankan melalui sinergi Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) bersama Pemerintah Kota Bogor itu turut menyentuh masyarakat Kelurahan Bantarjati, Kecamatan Bogor Utara.

Salah satu penerima manfaat, Mak Tirah, merasakan perubahan setelah mendapat dukungan peralatan untuk menunjang pekerjaannya sebagai pengupas bawang. Pekerjaan tersebut dijalaninya sejak kondisi kesehatan sang suami menurun sehingga dirinya berinisiatif membantu memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga.

“Alhamdulillah membantu banget ini buat emak. Karena kan untuk mengupas bawang ini emak bawa sendiri alat-alatnya, jadi dengan ada bantuan ini emak gak harus beli, tapi bisa pakai ini,” ujar Mak Tirah, Kamis, 27 Agustus 2026.

Selain dukungan ekonomi, suaminya yang merupakan lanjut usia juga mendapat pemantauan melalui layanan Puskesmas dan Posyandu.

Ketua TP PKK Kota Bogor, Yantie Rachim, menilai penguatan keluarga perlu dilakukan secara menyeluruh dengan meningkatkan kapasitas perempuan, pendidikan anak, pemenuhan gizi, hingga kemampuan ekonomi. Dalam kunjungannya ke Kampung Mandiri Bantarjati, ia turut mendorong ibu-ibu untuk mengembangkan keterampilan dan potensi yang dimiliki di lingkungan masing-masing.

“Saya mendukung penuh program ini, program yang sangat keren untuk menguatkan ekonomi keluarga lewat UMKM, meningkatkan keterampilan warga lewat pelatihan dan membangun ketahanan keluarga menuju kesejahteraan,” kata Yantie.

Ia menambahkan, kekuatan keluarga dan kelurahan menjadi bagian penting dalam membangun ketahanan Kota Bogor secara keseluruhan. Selain penguatan ekonomi, Kampung Mandiri Bantarjati juga menghadirkan pojok baca bagi anak-anak serta berbagai kegiatan pelatihan bagi perempuan. Kolaborasi tersebut mengusung semangat Bersinergi, Berinovasi, Berdaya, Mandiri, Sejahtera dengan harapan mampu memperkuat kemandirian dan kesejahteraan keluarga.

Dalam kegiatan yang sama, Pemerintah Kota Bogor juga memperkenalkan Identitas Kependudukan Digital (IKD) sebagai bagian dari transformasi layanan administrasi kependudukan. Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan dan Pemanfaatan Data Disdukcapil Kota Bogor, Ruly Hasanul Basri, mengatakan pemanfaatan data digital dapat mendukung pemberian perlindungan sosial yang lebih akurat bersama Dinas Sosial.

“Ke depan masyarakat dapat mengusulkan perubahan desil untuk mengajukan permohonan bantuan. Teknisnya nanti melalui sistem pemindaian wajah akan terdata semua mulai dari NIK sampai kondisi terkini secara real,” ungkap Ruly.

Menurutnya, pembaruan data tersebut diharapkan mengurangi potensi manipulasi dan memastikan bantuan sosial diberikan berdasarkan kondisi masyarakat yang sebenarnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....