Dua Lubang Penambang Emas Ilegal Ditertibkan PT. Antam

  • 26 Agt 2026 11:11 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor - Aktivitas penambangan emas tanpa izin diduga masih terjadi di kawasan izin usaha pertambangan (IUP) PT Antam UBPE Pongkor, di Kecamatan Nanggung Kabupaten Bogor. Hal itu terbukti dengan amasih adanya dua lubang penambangan emas tanpa izin yang terbuka hingga akhirnya di tutup dengan cara di cor semen.

Kepala Keamanan PT Antam UBPE Pongkor, Kasim, mengatakan patroli gabungan tersebut rutin dilakukan untuk menyosialisasikan pencegahan karhutla kepada masyarakat, terutama di tengah kondisi musim kemarau.

"Kita dari satuan keamanan wilayah Pongkor melakukan operasi rutin setiap hari. Untuk hari ini, kita melakukan kegiatan bersama Polsek Nanggung dan Koramil Nanggung untuk sosialisasi kepada masyarakat tentang karhutla karena musim kemarau," ujar Kasim, Selasa, 25 Agustus 2026.

Patroli dilakukan tidak hanya mengantisipasi potensi kebakaran hutan, tetapi juga menyisir sejumlah area hutan yang berada di kawasan IUP PT Antam. Petugas masih menemukan lubang yang diduga menjadi markas PETI di Blok Butak.

"Pada saat melakukan patroli bersama dengan Polsek dan Koramil Nanggung dengan anggota dari security, kita menemukan dua lubang PETI yang memang disinyalir sudah tidak digunakan, sehingga kita melakukan penutupan lubang tersebut," tambah Kasim.

Selain melakukan penertiban PETI, petugas gabungan juga memberikan sosialisasi kepada masyarakat mengenai potensi kebakaran hutan selama musim kemarau. Kasim mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran di kawasan hutan.

"Kita juga memberikan imbauan terhadap masyarakat tentang kondisi saat ini karena musim kemarau. Jangan sampai terjadi kebakaran ataupun hal-hal yang tidak kita inginkan," tandasnya.

Patroli gabungan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kawasan hutan Pongkor sekaligus mencegah aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan dan kelestarian lingkungan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....