Jalan R3 Jadi Penghubung dan Penggerak Ekonomi Wilayah Timur Kota Bogor

  • 26 Agt 2026 08:43 WIB
  •  Bogor
Poin Utama
  • Pembangunan Jalan Regional Ring Road (R3) terus dilanjutkan Pemerintah Kota Bogor sebagai bagian dari upaya memperkuat konektivitas antarwilayah di Kota Bogor.
  • Keberadaan R3 secara keseluruhan diharapkan membuka akses kawasan, meningkatkan mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah yang dilintasi.

RRI.CO.ID, Bogor - Pembangunan Jalan Regional Ring Road (R3) terus dilanjutkan Pemerintah Kota Bogor sebagai bagian dari upaya memperkuat konektivitas antarwilayah di Kota Bogor. Selain membangun akses kendaraan, ruas R3 nantinya dilengkapi pedestrian agar pengembangan infrastruktur di wilayah timur tetap memperhatikan kebutuhan mobilitas pejalan kaki.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengatakan pembangunan R3 harus dilakukan secara terpadu dengan fasilitas pendukung agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara merata. Menurutnya, pengembangan kawasan timur tidak hanya berorientasi pada pembangunan badan jalan, tetapi juga penataan fasilitas yang menunjang aktivitas warga.

“Karena kan ini bagian dari pengembangan wilayah Timur Bogor. Jadi nanti treatment-nya harus sama, nggak bisa di Bogor Barat pakai pedestrian, di sini tidak,” ujar Dedie Rachim, Rabu, 26 Agustus 2026.

Ia menegaskan pembangunan infrastruktur secara bertahap perlu dilakukan dalam satu kesatuan agar konektivitas kawasan dapat berkembang secara seimbang. Saat ini pembangunan R3 berlangsung pada segmen Katulampa Buleud hingga Katulampa Bendungan. Setelah ruas tersebut selesai, pembangunan akan dilanjutkan dengan jembatan dan ruas jalan sekitar 1,7 kilometer yang mengarah ke Sindangrasa, Sindangsari hingga Wangun.

“Kalau tidak kita cicil, ini pasti persoalannya akan tambah lama, dan bagaimana mengurai kemacetan di tengah Kota Bogor jika ini terhambat,” katanya.

Dedie menilai keberlanjutan pembangunan R3 penting karena jalur tersebut diproyeksikan menjadi salah satu alternatif untuk mengurangi beban lalu lintas di pusat kota.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor, Juniarti Estiningsih, mengatakan penyelesaian keseluruhan trase R3 dilakukan secara bertahap sesuai tahapan pembangunan dan pembebasan lahan. Tahap pembebasan lahan direncanakan berlangsung pada 2027, dilanjutkan konstruksi pada 2028, sehingga jalur tersebut ditargetkan dapat digunakan pada 2029.

Keberadaan R3 secara keseluruhan diharapkan membuka akses kawasan, meningkatkan mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah yang dilintasi. Pemerintah Kota Bogor juga melihat tersedianya akses jalan dan pedestrian sebagai bagian dari pengembangan kawasan yang dapat meningkatkan nilai lingkungan serta membuka peluang hadirnya layanan transportasi massal di masa mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....