Cerita Kepala KUA Parungpanjang yang Gunakan Sepeda Ontel Selama Bertugas

  • 25 Agt 2026 18:29 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor - Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Parungpanjang, Kabupaten Bogor, Ahmad Baedowi menjadi sorotan bagi para pejabat publik dengan kesederhanaannya. Mendapatkan amanah baru sebagai Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Parungpanjang, menjadi tahun akhir pengabdiannya hingga masa purna di tahun 2030 , Ia merasa kembali ke masa kecil dan masa muda nya di Kecamatan Parungpanjang.

"Alhamdulillah saat ini saya dapat amanah tugas jadi Kepala KUA Parungpanjang. Ini sebuah anugerah yang amat saya syukuri. Karena saya jadi pulang kampung, setelah sekian puluh tahun menjalankan tugas di sejumlah kecamatan lainnya,” ujar Ahmad Baedowi, Selasa 25 Agustus 2026.

Pria yang akrab disapa pak Dowi ini pun berjanji akan menggunakan sepeda ontel milik Almarhum Bapak nya yang dulu juga bertugas di KUA Parungpanjang sekitar tahun 1971. Hal ini akan dilakukan dirinya selama bertugas di KUA Parungpanjang.

"Ya saya akan bertugas setiap hari pakai sepeda ontel warisan almarhum Bapak saya Haji Sairun. Ini merupakan bentuk penghormatan serta napak tilas beliau sebagai pegawai KUA," ungkap Dowi.

Ia menjelaskan, selama bertugas di Kantor Kemenag Bogor dirinya telah bertugas di sejumlah kecamatan lainnya seperti di Rumpin, Jasinga dan sebagainya. Namun pada akhirnya dapat merasakan bertugas di tempat tanah kelahirannya.

"Semua tugas itu bagian dari pengabdian saya sebagai abdi masyarakat. Sekarang saya kembali ke Parungpanjang. Semoga semuanya berjalan lancar, sinergi lintas sektoral akan semakin terjalin," ucapnya.

Kehadiran sosok Ahmad Baedowi yang menjabat sebagai Kepala KUA Kecamatan Parungpanjang disambut baik masyarakat terutama kalangan praktisi pendidikan di madrasah - madrasah. Pak Dhowi dikenal sebagai sosok sederhana dan humoris.

"Selamat datang dan bertugas sekaligus selamat pulang ke kampung halaman buat Bapak Ahmad Baedowi. Kami senang dan bersyukur beliau mendapat amanah jadi Kepala KUA Parungpanjang," ucap Ahyani Kepala Mts Al Makmur Parungpanjang.

Menurut Ahyani yang juga menjabat Ketua Kelompok Kerja Madrasah Tsanawiyah di Kecamatan Parungpanjang dan Tenjo ini, sosok pak Dowi menjadi panutan bagi para praktisi pendidikan di madrasah-madrasah. Hal ini karena sikap beliau yang dapat bergaul dengan semua kalangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....