Peringatan Maulid Nabi LPQQ Ingatkan Momentum Berantas Buta Al-Qur’an

  • 25 Agt 2026 11:23 WIB
  •  Bogor
Poin Utama
  • Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 2026 dimaknai sebagai momentum untuk melakukan renungan dan refleksi terhadap keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
  • momentum Maulid Nabi Muhammad SAW dapat memperkuat gerakan pemberantasan buta huruf Al-Qur’an di Kota Bogor.

RRI.CO.ID, Bogor - Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 2026 dimaknai sebagai momentum untuk melakukan renungan dan refleksi terhadap keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari. Ketua Umum DPD Lembaga Pembelajaran Qiro’atil Qur’an (LPQQ) Indonesia Kota Bogor, Taryat A. Rahman, S.Pd.I, menilai Maulid Nabi tidak semestinya hanya menjadi kegiatan seremonial.

Taryat mengatakan peringatan Maulid perlu mendorong umat Islam untuk kembali mengingat serta mengikuti ajaran yang telah disampaikan Rasulullah SAW. Menurutnya, nilai-nilai tersebut perlu diwujudkan dalam kehidupan melalui peningkatan ibadah dan kedekatan dengan Al-Qur’an.

“Maulid bukan merupakan seremonial, namun renungan dan refleksi agar kita selalu mengingat dan mengikuti apa yang sudah diajarkan oleh Nabi Besar Rasulullah shallallahu alaihi wasallam,” ujar Taryat, Selasa 25 Agustus 2026.

Ia menilai keteladanan Rasulullah perlu terus dijaga agar peringatan Maulid memberikan dampak nyata bagi kehidupan umat. Taryat juga menekankan pentingnya meningkatkan kemampuan baca tulis Al-Qur’an di tengah masyarakat. Menurutnya, Al-Qur’an sebagai salah satu mukjizat Nabi Muhammad SAW harus semakin dekat dengan kehidupan umat.

“Salah satunya adalah mukjizat Al-Qur’an, sehingga sangat penting untuk bisa mengikuti baca tulis Al-Qur’an,” katanya.

Upaya tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap ajaran yang terkandung dalam Al-Qur’an. Selain kemampuan membaca Al-Qur’an, Taryat mengingatkan masyarakat agar menjadikan ajaran Islam sebagai pedoman dalam menjalankan kehidupan sehari-hari. Ia juga mendorong umat meninggalkan rasa malas beribadah serta menjauhi berbagai larangan yang telah diajarkan dalam Al-Qur’an.

Taryat berharap momentum Maulid Nabi Muhammad SAW dapat memperkuat gerakan pemberantasan buta huruf Al-Qur’an di Kota Bogor. Ia menilai peningkatan kemampuan baca tulis Al-Qur’an harus berjalan beriringan dengan pengamalan nilai-nilainya sehingga keteladanan Rasulullah SAW tidak hanya dikenang, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....