Ribuan Siswa Kabupaten Bogor Terima Beasiswa 2026

  • 24 Agt 2026 11:12 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor - Pemerintah Kabupaten Bogor memperluas akses pendidikan masyarakat melalui program beasiswa tahun 2026. Perluasan tersebut ditandai dengan perubahan sasaran penerima yang kini mencakup keluarga dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Desil 1 hingga Desil 5.

Sebelumnya, program beasiswa tersebut hanya menyasar keluarga yang masuk DTSEN Desil 1 dan Desil 2. Perubahan kebijakan dilakukan melalui perubahan Peraturan Bupati (Perbup) agar manfaat program dapat menjangkau lebih banyak siswa yang membutuhkan dukungan pendidikan.

Untuk tahun 2026, Pemkab Bogor menetapkan kuota beasiswa sebanyak 11.800 siswa. Hingga penutupan pendataan, realisasi penerima telah mencapai 9.645 siswa.

Jumlah tersebut terdiri atas 1.630 siswa penerima beasiswa lanjutan tahun 2025 dengan nilai bantuan Rp900.000 per siswa. Sementara itu, sebanyak 8.015 siswa menerima program beasiswa siswa gratis di SMP swasta dengan bantuan sebesar Rp450.000 per siswa.

Selain memperluas sasaran penerima, Pemkab Bogor juga memperkuat kolaborasi dengan satuan pendidikan swasta. Tercatat sebanyak 302 SMP swasta telah mengikuti kerja sama dalam pelaksanaan program beasiswa siswa gratis tersebut.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika mengatakan, perluasan sasaran penerima hingga Desil 5 merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk membuat pelayanan pendidikan semakin inklusif. Menurut Ajat, pemerintah daerah terus berupaya memastikan anak-anak di Kabupaten Bogor memiliki kesempatan memperoleh pendidikan tanpa terkendala kondisi ekonomi keluarga.

“Ini merupakan upaya kita untuk terus meningkatkan pelayanan pendidikan bagi masyarakat. Dengan diperluasnya sasaran penerima sampai Desil 5, semakin banyak siswa yang memiliki kesempatan mendapatkan dukungan pendidikan dari pemerintah daerah,” ujar Ajat, Minggu 23 Agustus 2026.

Perubahan sasaran penerima tersebut menjadi salah satu langkah Pemkab Bogor dalam memperluas jangkauan program pendidikan. Dengan cakupan yang lebih luas, siswa dari keluarga yang masuk dalam Desil 1 hingga Desil 5 memiliki peluang mendapatkan dukungan sesuai ketentuan program.

Ajat menegaskan, penguatan sektor pendidikan tidak hanya dilakukan melalui dukungan pembiayaan. Pemkab Bogor juga mendorong kerja sama dengan sekolah swasta agar akses layanan pendidikan semakin terbuka bagi masyarakat.

Kolaborasi dengan 302 SMP swasta diharapkan dapat memperluas pilihan layanan pendidikan sekaligus membuat manfaat program pemerintah lebih mudah dirasakan oleh masyarakat di berbagai wilayah Kabupaten Bogor.

Meski kuota yang ditetapkan mencapai 11.800 siswa, realisasi hingga penutupan pendataan tercatat 9.645 penerima. Angka tersebut menunjukkan sebagian besar kuota program telah terserap oleh siswa yang memenuhi ketentuan.

Dengan dukungan pemerintah daerah dan keterlibatan ratusan sekolah swasta, program beasiswa Kabupaten Bogor diharapkan terus berkembang. Perluasan sasaran penerima menjadi Desil 1 hingga Desil 5 juga menjadi upaya agar akses terhadap pendidikan semakin terbuka.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....