Aktivasi KRL Bogor-Cigombong Jadi Agenda Pemkot dan PT KAI

  • 21 Agt 2026 08:09 WIB
  •  Bogor
Poin Utama
  • Rencana pengembangan layanan kereta api, termasuk aktivasi kembali relasi Bogor menuju Lido Cigombong, menjadi salah satu agenda yang dibahas Pemerintah Kota Bogor bersama PT Kereta Api Indonesia (Persero).
  • Untuk merealisasikan rencana tersebut, Pemkot Bogor akan mendukung penyediaan aset, sarana, dan prasarana yang dibutuhkan.

RRI.CO.ID, Bogor — Rencana pengembangan layanan kereta api, termasuk aktivasi kembali relasi Bogor menuju Lido Cigombong, menjadi salah satu agenda yang dibahas Pemerintah Kota Bogor bersama PT Kereta Api Indonesia (Persero). Pembahasan tersebut berlangsung di Balai Kota Bogor, pada Kamis 20 Agustus 2026 dan turut mencakup rencana revitalisasi serta penataan kawasan Stasiun Bogor.

Pertemuan tersebut dihadiri Direktur Utama PT KAI (Persero) Bobby Rasyidin bersama jajaran serta Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim dan perangkat daerah terkait. Selain jalur Bogor-Lido Cigombong, pembahasan diarahkan pada pengembangan fasilitas perkeretaapian dan dukungan infrastruktur yang dibutuhkan untuk meningkatkan layanan kepada masyarakat.

Direktur Utama PT KAI (Persero) Bobby Rasyidin mengatakan pertemuan dengan Pemkot Bogor menjadi bagian dari pembahasan peningkatan fasilitas dan pelayanan kereta api di wilayah Bogor.

“Terutama kita melakukan revitalisasi Stasiun Bogor,” ujar Bobby.

Menurut Bobby, revitalisasi tersebut diharapkan membuat aktivitas penumpang di Stasiun Bogor menjadi lebih nyaman sekaligus meningkatkan kapasitas pelayanan. Ia juga menilai pembenahan stasiun dapat memperkuat karakter Kota Bogor dengan menghadirkan fasilitas transportasi yang lebih representatif.

Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mengatakan aktivasi relasi Bogor hingga Lido Cigombong menjadi salah satu agenda penting dalam pembahasan bersama PT KAI.

“Yang pertama dan paling utama adalah penataan kawasan Stasiun Bogor, Alun-alun, dan rencana aktivasi dari Bogor ke Lido Cigombong,” kata Dedie.

Untuk merealisasikan rencana tersebut, Pemkot Bogor akan mendukung penyediaan aset, sarana, dan prasarana yang dibutuhkan. Pemkot Bogor bersama PT KAI juga akan menyiapkan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU), khususnya untuk penataan kawasan Stasiun Bogor dan Alun-alun Kota Bogor.

Dedie berharap kerja sama tersebut mampu menghadirkan kawasan transportasi yang lebih tertata, nyaman, dan memiliki identitas kuat bagi Kota Bogor.

“Akan kita tata lebih baik lagi dan lebih ikonik,” ujarnya, seraya menegaskan pengembangan layanan kereta api menjadi bagian dari upaya memperkuat transportasi publik bagi masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....