SDN Kebon Pedes 1 Ajak Siswa Bijak Gunakan Media Sosial

  • 19 Agt 2026 12:11 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor – Penggunaan media sosial dan gawai menjadi salah satu tantangan dalam perkembangan anak usia sekolah. SDN Kebon Pedes 1 Kota Bogor mendorong siswa agar tidak menggunakan teknologi secara berlebihan dan tetap memiliki aktivitas belajar serta kegiatan fisik yang seimbang.

Kepala SDN Kebon Pedes 1 Mustika Ningsih, S.Pd.SD., M.Pd mengatakan, anak-anak saat ini menghadapi bentuk tantangan yang berbeda dibandingkan generasi sebelumnya. Penggunaan YouTube, TikTok, dan permainan digital perlu disikapi dengan kemampuan mengendalikan diri agar tidak mengurangi waktu belajar.

"Penjajahan saat ini itu adalah penjajahan yang menjajah pada diri kita sendiri. Yang paling penting bagaimana kita menjajah diri kita sendiri dari kemalasan untuk belajar," ujarnya saat ditemui tim RRI pada Selasa, 18 Agustus 2026.

Menurutnya, sekolah juga berupaya mengubah pendekatan pembelajaran agar lebih sesuai dengan karakter anak di era digital. Pembelajaran tidak selalu dilakukan di dalam kelas, tetapi dapat dikombinasikan dengan kegiatan di luar kelas dan permainan edukatif.

Mustika menilai pendekatan tersebut penting agar siswa tidak cepat bosan ketika mengikuti pembelajaran. Guru juga didorong untuk menyesuaikan metode mengajar dengan perkembangan anak.

Sementara itu, Ketua Komite SDN Kebon Pedes 1, Selvi Irawati, mengatakan penggunaan gawai perlu diimbangi dengan aktivitas fisik dan permainan yang melibatkan interaksi langsung. Menurutnya, permainan tradisional dapat menjadi alternatif agar anak tidak hanya terpaku pada permainan digital.

"Saya sih kalau lebih ke anak-anak ya, bisa mereka lebih tahu lagi kayak umpamanya model permainan-permainan, nggak cuman gamer yang seperti itu," katanya.

Selvi menyebut permainan tradisional seperti gobak sodor dapat mengenalkan nilai kekompakan dan kerja sama kepada anak. Aktivitas fisik juga dinilai penting agar perkembangan anak tidak hanya berfokus pada kemampuan berpikir.

Ia berharap orang tua dan sekolah dapat bersama-sama memberikan pendampingan kepada anak dalam menggunakan media sosial dan gawai. Kegiatan digital tetap dapat dimanfaatkan, namun perlu diimbangi dengan belajar, aktivitas fisik, interaksi sosial, serta kegiatan kreatif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....