Merawat Kemerdekaan, Warga Bogor Perkuat Bela Negara
- 16 Agt 2026 18:59 WIB
- Bogor
Poin Utama
- Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 menjadi momentum untuk membangkitkan kembali semangat bela negara dan kecintaan terhadap tanah air di tengah masyarakat.
- Momentum Kemerdekaan RI ke-81 diharapkan menjadi pengingat bagi masyarakat Bogor bahwa mencintai tanah air dapat diwujudkan melalui pemahaman sejarah, menjaga persatuan, serta memberikan kontribusi nyata bagi Indonesia.
RRI.CO.ID, Bogor — Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 menjadi momentum untuk membangkitkan kembali semangat bela negara dan kecintaan terhadap tanah air di tengah masyarakat. Nilai kemerdekaan diharapkan tidak berhenti pada seremoni, tetapi diwujudkan melalui kepedulian, pengabdian, dan kontribusi nyata masyarakat Bogor untuk Indonesia.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Bogor, Hidayatulloh mengatakan semangat kemerdekaan harus diteruskan dengan melaksanakan cita-cita para pendiri bangsa sesuai tantangan masa kini. Ia menilai bela negara dapat diwujudkan melalui kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat dan upaya menghadirkan pelayanan publik yang semakin baik.
“Yang paling penting adalah bagaimana kita melanjutkan cita-cita para pendiri bangsa, terutama dengan sikap bela negara dan cinta tanah air dari generasi saat ini,” ujar Hidayatulloh, Minggu 16 Agustus 2026.
Menurutnya, sikap tersebut perlu diterapkan dalam berbagai bidang, termasuk memberikan pelayanan dan memenuhi kebutuhan masyarakat sebagai bagian dari pengabdian kepada negara.
Hidayat menilai generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan nilai-nilai kebangsaan di tengah perubahan zaman. Bela negara, menurutnya, tidak semata-mata berkaitan dengan pertahanan, tetapi juga tercermin melalui tanggung jawab sosial, kepedulian terhadap lingkungan sekitar, serta kontribusi untuk kemajuan daerah dan bangsa.
Sementara itu, pengamat sejarah Bogor, Rachmat Iskandar, menilai budaya literasi sejarah perlu terus diperkuat agar masyarakat tidak kehilangan jejak perjuangan yang pernah berlangsung di Bogor. Pengetahuan tersebut penting untuk menumbuhkan kesadaran bahwa semangat mempertahankan bangsa telah menjadi bagian dari perjalanan panjang masyarakat di wilayah Bogor.
“Budaya literasi harus tetap ada sehingga masyarakat bisa mempertahankan Bogor sebagai episentrum perjuangan bangsa, termasuk saat adanya agresi militer Belanda yang ingin menjajah Indonesia,” kata Rachmat.
Ia menyebut jejak perlawanan tersebut menjadi salah satu peneguh sikap bela negara dan cinta tanah air masyarakat Bogor yang memiliki akar sejarah sejak masa Pakuan Pajajaran. Menurut Rachmat, nilai perjuangan tersebut perlu diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya agar semangat menjaga keindonesiaan tetap hidup.
Momentum Kemerdekaan RI ke-81 diharapkan menjadi pengingat bagi masyarakat Bogor bahwa mencintai tanah air dapat diwujudkan melalui pemahaman sejarah, menjaga persatuan, serta memberikan kontribusi nyata bagi Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....