Kadispar Sukabumi Datangi Legislator DPR RI, Ikhtiar Dorong Pengembangan Wisata
- 14 Agt 2026 10:01 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Sukabumi - Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Pariwisata, bergerak cepat untuk merespon konektivitas infrastruktur dan pengembangan wisata di kawasan Palabuhanratu yang digaungkan Anggota DPR RI, Dr. Mulyadi. Sebelumnya legislator asal Jawa Barat itu, mendorong agar kawasan wisata Palabuhanratu bisa berkembang dan naik kelas seperi di Bali.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, langsung menemui Anggota Komisi XI DPR RI, Mulyadi, dikediamannya di Jonggol Kabupaten Bogor pada Kamis, 13 Agustus 2026. Kedatangan Kadispar Kabupaten Sukabumi itu, untuk membahas dan menindaklanjuti proposal terkait penyambungan Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) hingga ke Palabuhanratu, serta pengembangan potensi pariwisata dan ekonomi daerah Sukabumi agar mampu bersaing hingga tingkat internasional.
”Saya sedang bergembira alhamdulillah karena bertemu dengan tokoh yang luar biasa. Walaupun dapilnya bukan Dapil Sukabumi, tapi kecenderungan untuk menebarkan kebaikannya tidak pandang bulu. Saya ketemu dengan Pak Mulyadi, tadi sudah menyampaikan proposal yang pernah disampaikan ke Gubernur Jawa Barat, termasuk ke Kementerian Pariwisata agar pariwisata dan pertanian sebagaimana mimpi kita bisa menghadirkan kebaikan, menumbuhkan ekonomi, bahkan kemudian kesejahteraan buat masyarakat Kabupaten Sukabumi bisa terealisasi. Pemerintah tidak diam, terus berupaya berikhtiar sekuat tenaga agar persoalan yang kita hadapi bisa dituntaskan,” kata Ali Iskandar.
Sementara itu, Anggota Komisi XI DPR RI, Dr. Mulyadi, menyambut positif kedatangan jajaran Dispar Kabupaten Sukabumi dan menyatakan kesiapannya untuk mengawal aspirasi tersebut bersama para legislator daerah. Ia menilai kawasan Palabuhanratu merupakan anugerah besar yang memiliki potensi sangat melimpah, baik di bidang pariwisata maupun perikanan dan kearifan lokal yang belum digali secara maksimal.
Mulyadi mengibaratkan Kabupaten Sukabumi seperti raksasa yang sedang tidur dan membutuhkan sentuhan kebijakan serta dukungan anggaran dari pemerintah pusat yang bersinergi dengan para investor.
"Beliau (Kadispar) sangat concern dan bertanggung jawab untuk bagaimana menjalankan amanah dengan melakukan improvisasi yang sangat maksimal. Kebetulan nyambung dengan apa yang ingin saya perjuangkan, bahwa saya sendiri sudah berkoordinasi dengan teman-teman DPR Dapil Sukabumi, mohon izin untuk ikut mengawal. Karena Palabuhanratu itu adalah anugerah Allah untuk Indonesia, saya lihat potensi Palabuhanratu belum maksimal digali, baik dalam konteks wisata maupun perikanan dan seterusnya sebagai kearifan lokal dan potensi daerah yang harus dikembangkan,” terang Dr. Mulyadi.
“Kalau misalnya ditata dengan sentuhan kebijakan dan anggaran dari pusat, bersinergi dengan investor sehingga ramah investasi, saya kira Sukabumi itu seperti raksasa yang sedang tidur. Insya Allah mohon doa dari masyarakat Kabupaten Sukabumi khususnya, umumnya dari warga Jawa Barat dan Indonesia, supaya Sukabumi ke depan menjadi Sukabumi kebanggaan Jawa Barat yang mendunia,” tambahnya.
Dengan penataan yang tepat dan iklim investasi yang ramah, Mulyadi mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan agar Sukabumi dapat bangkit menjadi daerah kebanggaan Jawa Barat yang mendunia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....