Padat Karya Libatkan 1.700 Warga, Kebersihan Kota Bogor Terjaga

  • 14 Agt 2026 13:01 WIB
  •  Bogor
Poin Utama
  • Program Padat Karya di Kota Bogor melibatkan sekitar 1.700 warga dari enam kecamatan dan 68 kelurahan untuk membantu pemeliharaan fasilitas publik sekaligus membuka peluang penghasilan bagi masyarakat.
  • Program Padat Karya yang dilaksanakan secara rutin setiap tahun tersebut diharapkan tidak hanya menghasilkan lingkungan Kota Bogor yang lebih bersih dan nyaman, tetapi juga memberikan tambahan penghasilan bagi masyarakat.

RRI.CO.ID, Bogor — Program Padat Karya di Kota Bogor melibatkan sekitar 1.700 warga dari enam kecamatan dan 68 kelurahan untuk membantu pemeliharaan fasilitas publik sekaligus membuka peluang penghasilan bagi masyarakat. Kegiatan tersebut mencakup pembersihan drainase, jalan, trotoar, dan sejumlah fasilitas umum selama 10 hari.

Wakil Ketua DPRD Kota Bogor, Dadang Iskandar Danubrata, menilai program padat karya memberikan manfaat ganda karena mendorong aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus membantu menjaga kebersihan lingkungan perkotaan. Menurutnya, keberlanjutan program perlu mendapat dukungan melalui sinergi Pemerintah Kota Bogor dan DPRD dalam penyusunan anggaran.

“Mohon doa restu dari Bapak dan Ibu semua, mudah-mudahan kami Pemerintah Kota Bogor dan juga DPRD Kota Bogor bisa terus bersinergi untuk menyusun anggaran, terutama untuk anggaran padat karya ini,” ujar Dadang, Kamis, 13 Agustus 2026.

Para peserta program ditempatkan di berbagai titik, termasuk kawasan Masjid Salman, Jalan Merdeka, Alun-Alun Kota Bogor, Lapangan Sempur, hingga kawasan Surya Kencana. Kehadiran warga dalam kegiatan tersebut diharapkan turut memperkuat kepedulian bersama terhadap kebersihan dan fasilitas publik.

Dadang juga mengingatkan peserta agar memperhatikan kondisi fisik selama menjalankan pekerjaan di lapangan. Ia meminta warga tidak memaksakan diri ketika mengalami kelelahan karena kesehatan tetap menjadi hal yang harus diprioritaskan.

“Saya berharap Bapak dan Ibu juga bisa menjaga kesehatan. Kalau capek berhenti saja dulu, jangan dipaksakan, karena biaya kesehatan lebih mahal daripada honor padat karya,” katanya.

Program Padat Karya yang dilaksanakan secara rutin setiap tahun tersebut diharapkan tidak hanya menghasilkan lingkungan Kota Bogor yang lebih bersih dan nyaman, tetapi juga memberikan tambahan penghasilan bagi masyarakat. DPRD Kota Bogor mendorong agar sinergi penganggaran terus diperkuat sehingga manfaat program dapat dirasakan lebih luas sekaligus mendukung upaya mengurangi pengangguran dan kemiskinan ekstrem.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....