Kesbangpol Kabupaten Bogor Tanggapi Viral Tukang Cukur Menolak Kibarkan Bendera

  • 12 Agt 2026 23:15 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor - Sebuah video viral beredar di media sosial seorang pemilik pangkas rambut di Kecamatan Rancabungur yang menolak untuk mengibarkan bendera merah putih ditengah peringatan HUT RI ke-81. Alasan pemilik pangkas rambut enggan memasang bendera karena merasa dirinya belum lepas dari kemerdekaan.

Padahal pihak kecamatan telah memberikan gratis bendera merah putih untuk dikibarkan sebagai lambang nasionalisme. Idiom itupun menjadi sebutan sarkas bagi mereka yang memiliki pendapat serupa dengan tukang cukur tersebut hingga menimbulkan kegaduhan di media sosial.

‎Menanggapi hal itu, Kepala Bakesbangpol Kabupaten Bogor, Ferdinando Selmi Pardede mengajak, masyarakat untuk tetap menjaga semangat nasionalisme dan kebersamaan dalam momentum bulan kemerdekaan.

‎“Terkait peristiwa tersebut kami mengajak masyarakat supaya semangat nasionalisme, kebersamaan ya. Artinya hal-hal yang disebut usaha-usaha tidak menjadi halangan atau hambatan untuk mengaktualisasikan rasa nasionalisme kita,” ujarnya, Rabu 12 Agustus 2026.

‎Ferdinando mengatakan jika seluruh pemerintah di Indonesia melalui Surat Edaran (SE) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) himbauan pemasangan bendera mulai dari tanggal 1 hingga 31 Agustus.

‎“Ditindaklanjuti oleh surat edaran Bupati. Termasuk juga dengan mengajak semua komponen masyarakat, termasuk pemerintah untuk bagikan bagi-bagikan bendera bagi masyarakat yang mungkin ya, mungkin tidak mampu membeli bendera,Jadi sifatnya memang kita sampai saat ini mengimbau ya karena kita sebagai anak bangsa tinggal mengisi kemerdekaan. Memasang bendera saat ini tidak lagi pertaruhkan nyawa seperti memasang bendera zaman sebelum kemerdekaan lalu,” tambah Kepala Bakesbangpol Kabupaten Bogor.

‎Namun, Ferdinando juga menuturkan, perbedaan merupakan hal yang nyata dan lumrah. Namun, setiap negara mempunyai perbedaan.

‎“Seharusnya, rasa nasionalisme adalah persatuan. Saya pikir rasa rasa nasionalisme itu tidak bisa dicampuradukkan dengan perbedaan-perbedaan pandangan, ya. Artinya saat ini, bulan ini adalah bulan kemerdekaan kita,” tutur dia.

Ferdinando akan melakukan pengecekan lebih lanjut terkait dugaan pemerintah Kecamatan Rancabungur yang melakukan intimidasi. Sementara itu Bakesbangpol juga menerima aduan dan informasi dalam rangka monitoring untuk menghimbau memasang bendera, sekaligus membagikan bendera ketika ada masyarakat yang tidak punya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....