Puskesmas Tanah Sareal Optimalkan Prolanis Kendalikan Hipertensi dan Diabetes

  • 11 Agt 2026 18:32 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor – UPTD Puskesmas Tanah Sareal Kota Bogor mengoptimalkan Program Pengelolaan Penyakit Kronis atau Prolanis untuk membantu masyarakat mengendalikan hipertensi dan diabetes melitus. Program tersebut menjadi bagian dari upaya promotif dan preventif agar penyakit kronis dapat dipantau secara rutin dan tidak berkembang menjadi komplikasi yang lebih berat.

Kepala UPTD Puskesmas Tanah Sareal Kota Bogor drg. Masayu Rubianti mengatakan hipertensi dan diabetes melitus termasuk penyakit dengan jumlah kasus tinggi di Kota Bogor sehingga membutuhkan pemantauan berkelanjutan.

“Kami juga mengoptimalkan upaya kegiatan promotif dan preventif untuk penyakit Prolanis, yaitu penyakit hipertensi dan diabetes melitus yang merupakan 10 penyakit tertinggi di Kota Bogor,” kata Masayu dalam dialog Bogor Pagi Ini edisi Senin, 10 Agustus 2026.

Melalui Prolanis, masyarakat yang memiliki hipertensi maupun diabetes melitus dapat menjadi anggota dan memperoleh pemantauan kesehatan secara berkala di Puskesmas. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mengetahui perkembangan kondisi pasien sekaligus memastikan pengobatan dapat diberikan sesuai kebutuhan.

Masayu menjelaskan pemeriksaan bagi peserta Prolanis diabetes melitus dilakukan secara rutin sebanyak empat kali dalam satu tahun, sedangkan pemeriksaan laboratorium bagi peserta dengan hipertensi dilakukan dua kali dalam setahun. Seluruh layanan tersebut dapat diperoleh peserta tanpa biaya karena pembiayaannya ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

“Kita undang untuk rutin melakukan pemeriksaan sebanyak empat kali untuk penyakit diabetes melitus dan untuk hipertensi laboratoriumnya sebanyak dua kali dalam satu tahun, dan itu semuanya gratis, dibayar oleh BPJS,” ujar Masayu.

Menurutnya, kemudahan tersebut diharapkan mendorong masyarakat tidak menunda pemeriksaan dan lebih aktif mengendalikan kondisi kesehatannya.

Selain pemeriksaan rutin, peserta Prolanis juga mendapatkan pemantauan hingga pengobatan sesuai kondisi masing-masing. Puskesmas Tanah Sareal berupaya memastikan pasien tidak hanya terdeteksi memiliki penyakit kronis, tetapi juga mendapatkan tindak lanjut agar kondisi kesehatannya tetap terkendali.

Masayu mengajak masyarakat yang memiliki hipertensi atau diabetes melitus untuk memanfaatkan layanan Prolanis dan mengikuti pemeriksaan secara rutin. Menurutnya, pengendalian penyakit kronis membutuhkan keterlibatan masyarakat agar pengobatan dan pemantauan kesehatan dapat dilakukan secara berkelanjutan.

Upaya tersebut menjadi bagian dari strategi Puskesmas Tanah Sareal memperkuat layanan promotif dan preventif dengan mendorong masyarakat menangani penyakit sejak dini.

“Tinggal masyarakatnya saja yang datang kepada kami dan menjadi anggota Prolanis, kita akan pantau kesehatan mereka sampai tuntas diberikan obat,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....