Warga Tanjungsari Membutuhkan Bantuan Air Bersih Akibat Musim Kemarau

  • 11 Agt 2026 11:01 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor - Kemarau panjang yang berlangsung hampir tiga bulan di Kecamatan Tanjungsari Kabupaten Bogor mulai dikeluhkan Warga. Ketersediaan air bersih yang mereka konsumsi sehari hari kini mulai surut dan membutuhkan bantuan pasokan air bersih pemerintah.

Salah satu penyebabnya adalah menurunnya debit Sungai Cibeet yang cukup drastis. Melihat kondisi tersebut, Warga Tanjungsari, Hilmi, bersama Yayasan Majlis Ulum Waddakwah menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat di wilayah Tanjungsari dan Cariu, Senin, 10 Agustus 2026.

“Tidak ada batasan waktu untuk membantu. Kami akan terus salurkan bantuan selama masih mendapat dukungan dari para donatur,” ujarnya.

Pendistribusian air bersih telah berjalan dua pekan dan bertahap ke sejumlah titik yang membutuhkan. Mulai dari bantuan BPBD yang telah menyalurkan 8.000 Liter Air Bersih ke Warga Sukadamai, dibantu Bhabinkamtibmas . Pendistribusian air bersih telah dilakukan ke sekitar 12 titik di wilayah Tanjungsari dan 12 titik lainnya di Cariu.

Selain bantuan air bersih, sebelumnya sekitar 400 dus air minum juga telah dibagikan kepada sejumlah masjid, majelis taklim, dan warga yang membutuhkan. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan kebutuhan masyarakat selama musim kemarau yang belum menunjukkan tanda berakhir.

Salah seorang warga penerima bantuan, Eneng Nurlaela, bersyukur atas bantuan yang diberikan. Menurutnya, air bersih menjadi kebutuhan yang sangat penting bagi warga di tengah kondisi kemarau panjang.

“Saya sangat senang dan bahagia. Kami memang sangat membutuhkan air. Bantuan ini sangat bermanfaat,” ungkap Eneng.

Bantuan air bersih yang mereka terima dalam jangka pendek menjadi penopang kebutuhan sehari-hari disaat sulitnya mendapatkan air bersih.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....