FMP ke-11 Jadi Ajang Regenerasi Bagi Pemuda Kota Bogor
- 09 Agt 2026 16:46 WIB
- Bogor
Poin Utama
- Festival Merah Putih (FMP) ke-11 di Kota Bogor tidak hanya menghadirkan kemeriahan kirab bendera, tetapi juga menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengambil peran dalam kegiatan kebangsaan.
- Kehadiran generasi muda dalam berbagai sajian dan rangkaian FMP ke-11 menunjukkan proses regenerasi tersebut mulai berjalan.
RRI.CO.ID, Bogor – Festival Merah Putih (FMP) ke-11 di Kota Bogor tidak hanya menghadirkan kemeriahan kirab bendera, tetapi juga menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengambil peran dalam kegiatan kebangsaan. Rangkaian kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kirab Merah Putih menjadi salah satu agenda yang menarik perhatian masyarakat dengan melibatkan ribuan peserta di sejumlah ruas jalan Kota Bogor. Lima bendera Merah Putih yang masing-masing memiliki panjang 100 meter diarak dari kawasan Tugu Kujang hingga Pusdikzi dengan membawa pesan persatuan dan nasionalisme.
Salah seorang mentor Festival Merah Putih, Guntur Santoso, mengatakan penyelenggaraan FMP tahun ke-11 menandai dimulainya fase regenerasi setelah satu dekade pertama banyak diisi oleh generasi awal. Menurutnya, keterlibatan generasi baru menjadi bagian penting untuk menjaga keberlanjutan FMP sebagai kegiatan yang menanamkan nilai kebangsaan.
“Pagelaran ke-11 ini merupakan ajang regenerasi setelah 10 tahun pertama diisi generasi awal, dan sekarang memasuki tahun ke-11 mulai diisi generasi baru. Ini berkaitan juga dengan momentum kemerdekaan Indonesia yang ke-81,” ujarnya, Minggu, 9 Agustus 2026.
Ia menilai kiprah generasi muda dalam FMP menjadi momentum yang perlu terus ditunggu dan dikembangkan melalui berbagai ruang pengabdian. Keterlibatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan gairah anak muda untuk mengambil peran dalam berbagai bidang dan medan penugasan demi kepentingan masyarakat.
Guntur Santoso menyebut FMP dapat menjadi wadah pembentukan karakter generasi muda agar mampu memberikan kontribusi yang lebih luas bagi bangsa dan negara.
“Ini menjadi kawah candradimuka bagi mereka untuk bisa berbuat yang terbaik, tidak hanya dalam festival kali ini, tetapi juga untuk kepentingan bangsa dan negara menuju Indonesia Emas 2045,” katanya.
Kehadiran generasi muda dalam berbagai sajian dan rangkaian FMP ke-11 menunjukkan proses regenerasi tersebut mulai berjalan. Semangat kebangsaan yang dipadukan dengan kreativitas anak muda diharapkan mampu menjaga FMP tetap relevan sekaligus menjadi ruang pembelajaran untuk mempersiapkan generasi penerus bangsa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....