Dua Desa Wisata Kabupaten Bogor Masuk Top 15 Tingkat Jawa Barat
- 09 Agt 2026 08:05 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor – Dua desa wisata asal Kabupaten Bogor berhasil meraih posisi dalam jajaran Top 15 Desa/Kampung Wisata Terbaik pada ajang Smiling West Java Integrated Tourism Destination Management Award (SWJ ITDMA) 2026.
Capaian tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif dan Kebudayaan dalam memperkuat pengembangan desa wisata. Penguatan dilakukan melalui peningkatan kapasitas pengelola, kualitas destinasi, serta kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, Pokdarwis, pelaku UMKM, dan berbagai pihak terkait.
Kedua desa wisata tersebut berhasil masuk Top 15 setelah menyisihkan peserta lainnya dari total 44 desa dan kampung wisata yang mengikuti ajang tersebut. Seleksi dilakukan melalui penilaian portofolio digital, sementara pengumuman Top 15 disampaikan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat pada 29 Juli 2026.
Kepala Disparekraf Kabupaten Bogor, Ria Marlisa mengatakan, capaian Gunung Malang dan Tugu Utara menunjukkan bahwa desa wisata di Kabupaten Bogor memiliki potensi dan daya saing di tingkat provinsi.
"Prestasi di SWJ ITDMA 2026 ini membuktikan bahwa desa wisata kita memiliki daya saing tangguh di tingkat provinsi. Kami berkomitmen terus menjadikan pariwisata sebagai motor penggerak ekonomi berkelanjutan," ujar Ria, Sabtu, 8 Agustus 2026.
Menurut Ria, kekuatan desa wisata tidak hanya berasal dari keindahan alam, tetapi juga dari kemampuan masyarakat dalam mengembangkan potensi lokal menjadi produk dan pengalaman wisata. Karena itu, peningkatan kapasitas pengelola, masyarakat, dan pelaku UMKM menjadi salah satu fokus dalam pengembangan desa wisata.
Sementara itu, Kepala Bidang Destinasi Pariwisata Disparekraf Kabupaten Bogor Yuliana Idrus menjelaskan, Desa Wisata Gunung Malang dan Tugu Utara memiliki keunggulan dalam menerapkan standar pengelolaan pariwisata 5A, yakni Administrasi, Atraksi, Amenitas, Aksesibilitas, dan Advertising. Konsep tersebut kemudian dipadukan dengan kearifan lokal 5K khas Jawa Barat.
"Perpaduan tersebut berhasil menghadirkan pengalaman wisata holistik. Mereka tidak hanya rapi secara tata kelola dan fasilitas, tetapi juga sukses menyajikan pengalaman sensorik otentik yang berakar pada budaya Sunda," jelas Yuliana.
Pengembangan desa wisata tersebut diharapkan turut memperkuat perekonomian masyarakat melalui pertumbuhan UMKM, kuliner, ekonomi kreatif, jasa pariwisata, hingga pembukaan lapangan kerja.
Sebagai finalis Top 15 SWJ ITDMA 2026, Gunung Malang dan Tugu Utara akan memperoleh coaching clinic dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat serta pendampingan dari Pemkab Bogor untuk menghadapi tahapan selanjutnya. Yuliana mengatakan, pendampingan yang diberikan diharapkan dapat mendorong kedua desa wisata tersebut untuk melanjutkan kiprah ke tingkat nasional melalui ajang Wonderful Indonesia Tourism Award (WITA) 2026.
Capaian tersebut juga diharapkan menjadi motivasi bagi desa wisata lainnya di Kabupaten Bogor untuk terus menggali potensi alam, budaya, kreativitas masyarakat, dan kearifan lokal sebagai daya tarik wisata sekaligus penggerak ekonomi masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....