Bawaslu Ajak Anak Muda Bogor Kawal Pemilu Bersih

  • 06 Agt 2026 14:26 WIB
  •  Bogor
Poin Utama
  • Peningkatan partisipasi generasi muda dalam mengawal proses demokrasi menjadi salah satu fokus pembahasan Dialog Dinamika RRI Bogor bertema "Anak Muda Bogor & Pemilu Bersih: Kenali Prosesnya, Awasi Pelanggaran".
  • Melalui penguatan literasi politik dan partisipasi publik, diharapkan kualitas demokrasi di Kota Bogor terus meningkat pada setiap penyelenggaraan pemilu.

RRI.CO.ID, Bogor – Peningkatan partisipasi generasi muda dalam mengawal proses demokrasi menjadi salah satu fokus pembahasan Dialog Dinamika RRI Bogor bertema "Anak Muda Bogor & Pemilu Bersih: Kenali Prosesnya, Awasi Pelanggaran". Dialog menghadirkan Komisioner Bawaslu Kota Bogor Supriantona Siburian, tokoh muda Bogor Munjin Sulaeman, dan praktisi hukum Desta Lesmana, Kamis, 6 Agustus 2026.

Dalam dialog tersebut dibahas evaluasi pelaksanaan pengawasan Pemilu 2024, penguatan tata kelola penyelenggara pemilu, serta strategi meningkatkan partisipasi pemilih pemula. Ketiga narasumber menilai keterlibatan masyarakat, khususnya generasi muda, menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas demokrasi di Kota Bogor.

Komisioner Bawaslu Kota Bogor, Supriantona Siburian, mengatakan hasil evaluasi Pemilu 2024 menjadi bekal untuk memperkuat sistem pengawasan pada pelaksanaan pemilu mendatang. Menurutnya, pengawasan tidak hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.

"Evaluasi dari Pemilu 2024 menjadi pembelajaran agar pengawasan ke depan semakin baik. Kami ingin membangun pemilu yang bersih melalui keterlibatan masyarakat, termasuk generasi muda yang memiliki kepedulian terhadap demokrasi," ujar Supriantona.

Selain membahas pengawasan, dialog juga menyoroti pentingnya tata kelola penyelenggara pemilu yang transparan, profesional, dan berintegritas. Literasi politik sejak usia sekolah hingga perguruan tinggi dinilai menjadi salah satu langkah untuk membentuk pemilih yang kritis dan tidak mudah terpengaruh informasi yang menyesatkan.

Supriantona menjelaskan Bawaslu terus mengembangkan berbagai saluran pelaporan yang mudah diakses masyarakat agar setiap dugaan pelanggaran dapat segera ditindaklanjuti. Menurutnya, pemanfaatan media digital juga menjadi strategi untuk menjangkau kalangan pemilih pemula.

"Kami membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk ikut mengawasi. Jika menemukan dugaan pelanggaran, masyarakat dapat memanfaatkan kanal pelaporan yang tersedia sehingga pengawasan berjalan lebih efektif dan transparan," kata Supriantona.

Dialog Dinamika RRI Bogor memberikan kolaborasi antara penyelenggara pemilu, kalangan akademisi, praktisi hukum, dan generasi muda menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pemilu yang bersih dan berintegritas. Melalui penguatan literasi politik dan partisipasi publik, diharapkan kualitas demokrasi di Kota Bogor terus meningkat pada setiap penyelenggaraan pemilu.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....