Gerakan Posyandu 6 SPM Kawal Renovasi Rumah Tidak Layak Huni di Kota Bogor

  • 05 Agt 2026 11:19 WIB
  •  Bogor
Poin Utama
  • Gerakan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) dimanfaatkan Tim Pembina Posyandu Kota Bogor untuk memperluas pelayanan kepada masyarakat, termasuk menangani persoalan rumah tidak layak huni.
  • Melalui penguatan Gerakan Posyandu 6 SPM, TP Posyandu Kota Bogor terus mendorong kader dan seluruh unsur masyarakat agar aktif mendeteksi berbagai kebutuhan warga sejak dini.

RRI.CO.ID, Bogor – Gerakan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) dimanfaatkan Tim Pembina Posyandu Kota Bogor untuk memperluas pelayanan kepada masyarakat, termasuk menangani persoalan rumah tidak layak huni. Program tersebut mengawal proses renovasi salah satu rumah warga di Kelurahan Kebon Kalapa yang kondisinya memprihatinkan dan berpotensi membahayakan penghuninya.

Ketua TP Posyandu Kota Bogor, Yantie Rachim, mengatakan laporan mengenai kondisi rumah tersebut diterima melalui mekanisme pengaduan masyarakat pada Posyandu SPM bidang Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Menindaklanjuti laporan itu, pemerintah wilayah bersama perangkat daerah terkait segera melakukan koordinasi untuk mencari solusi bagi warga yang membutuhkan.

"Melalui Posyandu SPM PU dan Perumahan Rakyat, kita tidak hanya berbicara tentang pelayanan kesehatan, tetapi juga bagaimana posyandu menjadi wadah yang mampu melihat berbagai persoalan masyarakat secara lebih luas dan menghadirkan solusi," ujar Yantie Rachim, Selasa, 4 Agustus 2026.

Hasil koordinasi tersebut menghasilkan dukungan renovasi rumah melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dari CV Artho Podho Moro. Bantuan disalurkan melalui pemerintah kelurahan dan pelaksanaannya dilakukan dengan dukungan swadaya masyarakat setempat sebagai bentuk gotong royong.

Yantie Rachim mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam membantu percepatan penanganan rumah tidak layak huni tersebut. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi kunci dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial di lingkungan.

"Ketika semua pihak bergerak bersama, persoalan yang dihadapi masyarakat dapat lebih cepat ditangani. Ini menjadi salah satu bukti bahwa gerakan Posyandu 6 SPM memiliki dampak nyata di lapangan," katanya.

Melalui penguatan Gerakan Posyandu 6 SPM, TP Posyandu Kota Bogor terus mendorong kader dan seluruh unsur masyarakat agar aktif mendeteksi berbagai kebutuhan warga sejak dini. Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Bogor Tengah, Lurah Kebon Kalapa, Ketua TP Posyandu Kelurahan Kebon Kalapa, DP3A Kota Bogor, serta Disperumkim Kota Bogor sebagai bentuk kolaborasi lintas sektor dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....