Krisis Air Bersih, Ribuan Warga di Desa Kuripan Ciseeng Terima Bantuan Air Bersih

  • 31 Jul 2026 20:19 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor - Meski sebagian wilayah di Kabupaten Bogor mulai diguyur hujan ternyata masih ada warga yang mengelami kekurangan air bersih. Sumur dan sumber air yang biasa mereka gunakan surut hingga akhirnya harys membeli air untuk kebutuhan seharu hari.

Seperti yang dialami Warga Desa Kuripan, Kecamatan Ciseeng Kabupaten Bogor yang akhirnya mendapatkan pasokan air bersih untuk 1.530 kepala keluarga (KK). Ada tiga Kampung di Kecamatan Ciseeng yang mengalami Krisis Air Bersih.

Pemerintah Desa Kuripan bergerak cepat dengan menyalurkan bantuan air bersih secara bertahap ke wilayah terparah terdampak kekeringan. Kepala Desa Kuripan Kecamatan Ciseeng, Siti Aswat Narulita, bersama pengurus lingkungan, serta tokoh masyarakat mengakomodir Warga kesulitan mendapatkan air bersih.

“Ini adalah kebutuhan dasar bagi warga ya, tidak ada satu warga pun yang boleh dibiarkan kesulitan. Kami hadir untuk memastikan bantuan sampai ke rumah-rumah warga," ujar Kepala Desa Kuripan, Siti Aswat Narulita, Jumat 31 Juli 2026.

Di Kampung Cihoe Ombang, RT 01 dan RT 02 RW 04, sebanyak 230 kepala keluarga menerima bantuan air bersih yang disalurkan oleh PDAM Tirta Kencana Ciliwung Cisadane. Selanjutnya, bantuan terbesar disalurkan ke Kampung Gunung Calincing, RT 02, RT 03, RT 04, RT 05, dan RT 06 RW 03.

Pemerintah Desa Kuripan juga terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Bogor mencari solusi jangka panjang untuk mengatasi persoalan kekeringan yang kerap terjadi setiap musim kemarau.

Ketua RW Kampung Cihoe, Danil, menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Desa Kuripan beserta seluruh pihak yang telah membantu memenuhi kebutuhan air bersih bagi warganya.

"Ini bukti bahwa saat kesulitan datang, kita harus saling menguatkan. Pemerintah desa tidak bisa berjalan sendiri. Alhamdulillah ada sinergi yang baik dari semua unsur untuk membantu warga," katanya.

Bantuan air bersih tersebut mampu meringankan beban masyarakat selama musim kemarau masih berlangsung.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....