Anak Muda Bogor Didorong Keluar Zona Nyaman demi Perluas Akses Kerja
- 30 Jul 2026 14:45 WIB
- Bogor
Poin Utama
- Generasi muda Kota Bogor didorong untuk berani keluar dari zona nyaman agar mampu memanfaatkan peluang kerja yang semakin berkembang, baik di tingkat regional maupun internasional.
- Selain membuka peluang bekerja di perusahaan, generasi muda juga didorong menciptakan lapangan kerja baru melalui kewirausahaan.
RRI.CO.ID, Bogor - Generasi muda Kota Bogor didorong untuk berani keluar dari zona nyaman agar mampu memanfaatkan peluang kerja yang semakin berkembang, baik di tingkat regional maupun internasional. Hal itu menjadi topik dalam Bincang Pagi RRI Bogor dengan tema peningkatan akses kerja bagi generasi muda, yang menghadirkan akademisi dan organisasi kepemudaan, Kamis, 30 Juli 2026.
Dialog tersebut membahas pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui inovasi, kolaborasi, serta penguatan kompetensi sesuai kebutuhan dunia kerja. Selain membuka peluang bekerja di perusahaan, generasi muda juga didorong menciptakan lapangan kerja baru melalui kewirausahaan.
Direktur Bogor Research and Innovation Network Brain Foundation, Ferdian Mufti Azis, mengatakan pembangunan yang terus berlangsung di Kota Bogor harus dijawab dengan kesiapan generasi muda dalam meningkatkan kapasitas diri. Menurutnya, keberanian mengambil peluang menjadi modal penting agar anak muda mampu bersaing di tengah perubahan ekonomi.
"Anak muda jangan hanya menunggu peluang datang, tetapi harus berani keluar dari zona nyaman untuk menciptakan peluang baru. Dengan inovasi dan keberanian, mereka bisa menjadi pencipta lapangan kerja, bukan hanya pencari kerja," ujar Ferdian Mufti Azis.
Sementara itu, Ketua Ikatan Mahasiswa Angkatan Muda Siliwangi (IMA AMS) Kota Bogor, M. Ihsan Arrofie, menilai kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, dan komunitas menjadi faktor penting dalam memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat. Ia berharap seluruh potensi tersebut dapat disinergikan agar warga Kota Bogor memperoleh akses yang lebih luas terhadap dunia kerja.
"Pemerintah perlu memfasilitasi masyarakat Kota Bogor agar memiliki akses bekerja di perusahaan yang ada serta mendukung pengembangan kompetensi sehingga mampu tumbuh dan berkembang bersama dunia usaha di Kota Bogor," kata M. Ihsan Arrofie.
Kedua narasumber juga menekankan pentingnya penyediaan informasi lowongan kerja yang valid dan pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan industri. Mereka mengingatkan generasi muda agar memahami jalur resmi dalam mencari pekerjaan, baik di dalam maupun luar negeri, sehingga terhindar dari praktik percaloan dan berbagai bentuk penipuan rekrutmen kerja.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....