UPT Infrastruktur Ciawi Kabupaten Bogor Fokuskan Penataan Bahu Jalan
- 30 Jul 2026 11:33 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID,Bogor- Proyek pembangunan infrastruktur di wilayah selatan Kabupaten Bogor di kecamatan Ciawi, Megamendung, dan Cisarua, pada 2026 dipastikan mengalami perlambatan. Hingga pertengahan tahun, belum ada proyek pembangunan yang mulai dikerjakan.
Kepala UPT Infrastruktur Jalan dan Jembatan Kelas A Wilayah III Ciawi, Heru Haerudin, mengatakan usulan proyek pembangunan yang diajukan pada 2025 hanya dua paket pekerjaan yang disetujui untuk dilaksanakan pada 2026. Ia mengatakan bahwa pemeliharaan rutin difokuskan pada ruas-ruas jalan yang memiliki mobilitas tinggi, termasuk jalur alternatif menuju kawasan Puncak.
Menurutnya, kebersihan bahu jalan dan saluran air merupakan bagian penting dalam mendukung keamanan pengguna jalan sekaligus mencegah genangan air yang dapat memicu kerusakan jalan. Selain meningkatkan aspek keselamatan, penataan bahu jalan juga diharapkan dapat memperbaiki estetika kawasan sehingga lingkungan terlihat lebih bersih, tertata, dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan yang melintasi wilayah Ciawi khususnya.
“Kami masih belum tahu kapan pelaksanaannya akan dilakukan,kedua paket pekerjaan tersebut masih dalam proses lelang di Dinas Pekerjaan Umum (PU), sambil menunggu proses tersebut, UPT Infrastruktur Jalan dan Jembatan Wilayah III Ciawi memfokuskan kegiatan pada pemeliharaan rutin, seperti pembersihan bahu jalan dari rumput liar serta pemeliharaan saluran drainase.” ujar Heru, Rabu 29 Juli 2026.
UPT Infrastruktur Jalan dan Jembatan Kelas A Wilayah III Ciawi memastikan pemeliharaan fisik jalan, Heru menjelaskan pihaknya masih menunggu ketersediaan material.
Hal serupa disampaikan salah seorang petugas UPT Irigasi Wilayah III Ciawi, Muslih yang mengungkapkan hingga pertengahan tahun belum ada pekerjaan proyek maupun kegiatan pemeliharaan yang dilaksanakan.
Adapun keluhan masyarakat terkait kerusakan jaringan irigasi dan perbaikan serta pemeliharaan kondisi kerusakan infrastruktur tersebut mengalami keterbatasan anggaran.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....