Suhu Bogor Turun, BMKG Sebut Fenomena Dingin Masih Normal
- 29 Jul 2026 05:06 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor – Masyarakat Bogor dalam beberapa hari terakhir merasakan udara lebih dingin terutama pada pagi hingga malam hari. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan kondisi tersebut merupakan fenomena normal saat musim kemarau dan diperkirakan masih berlangsung hingga Agustus 2026.
Forecaster BMKG Jawa Barat, Rossian Nursiddiq Islamiardi, mengatakan berdasarkan pengamatan Stasiun Klimatologi Jawa Barat di Situ Gede, terjadi penurunan suhu yang cukup signifikan sejak Minggu, 19 Juli 2026 hingga Senin, 27 Juli 2026. Suhu yang sebelumnya berada di angka 22,8 derajat Celsius turun menjadi 18,2 derajat Celsius atau mengalami penurunan sekitar 4,6 derajat.
"Memang beberapa hari ini terjadi penurunan suhu di wilayah Bogor. Tidak hanya di Bogor, wilayah Jawa Barat pada umumnya juga mengalami penurunan suhu berdasarkan catatan pengamatan BMKG," ujar Rossian dalam Dialog Astacita Bogor Pagi Ini Pro 1 RRI Bogor edisi Selasa, 28 Juli 2026.
Menurutnya, meski penurunan suhu cukup terasa oleh masyarakat, kondisi tersebut masih berada dalam kategori normal. Fenomena udara dingin saat musim kemarau merupakan kejadian tahunan yang terjadi akibat perubahan kondisi atmosfer.
"Penurunannya memang lumayan besar sehingga terasa sekali dinginnya di wilayah Bogor. Tetapi kondisi ini masih tergolong normal dan bukan merupakan fenomena yang tidak biasa," katanya.
Rossian menjelaskan, udara dingin diperkirakan masih akan dirasakan masyarakat dalam beberapa pekan ke depan. Hal itu karena sejumlah wilayah Jawa Barat masih berada dalam periode menuju puncak musim kemarau.
"Kalau suhu turun sangat drastis kemungkinan tidak, tetapi rasa dingin ini masih berpotensi terjadi pada bulan Agustus. Karena beberapa wilayah Jawa Barat memiliki puncak musim kemarau pada periode tersebut," jelasnya.
Ia mengimbau masyarakat tetap menjaga kondisi tubuh selama periode udara dingin dengan menggunakan pakaian hangat, khususnya saat malam dan pagi hari. Selain itu, masyarakat juga perlu memperhatikan kondisi udara yang lebih kering selama musim kemarau.
"Ketika malam atau dini hari gunakan pakaian yang lebih tebal agar tubuh tetap nyaman. Kemudian saat siang hari tetap menjaga hidrasi karena kondisi udara saat kemarau cenderung kering," tutup Rossian.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....