Empat Isu Strategis Jadi Fokus Rakorkomwil III Apeksi
- 24 Jul 2026 11:53 WIB
- Bogor
Poin Utama
- Empat isu strategis menjadi fokus pembahasan dalam Rapat Koordinasi Komisariat Wilayah (Rakorkomwil) III Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) yang digelar di Kota Salatiga, Kamis 23 July 2026.
- Dalam forum tersebut, Kota Bogor juga mendapat kepercayaan menjadi tuan rumah agenda pembahasan urban resilience dan climate change yang dijadwalkan berlangsung pada September 2026.
RRI.CO.ID, Bogor : Empat isu strategis menjadi fokus pembahasan dalam Rapat Koordinasi Komisariat Wilayah (Rakorkomwil) III Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) yang digelar di Kota Salatiga, Kamis 23 Juli 2026. Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengatakan pembahasan tersebut menjadi pijakan bagi pemerintah kota dalam memperkuat pembangunan yang berkelanjutan.
Menurut Dedie, isu pertama yang menjadi perhatian adalah penanganan perubahan iklim climate change serta penguatan ketahanan perkotaan urban resilience Kedua aspek tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kesiapan daerah menghadapi berbagai tantangan lingkungan di masa mendatang.
"Bagaimana kita mencoba untuk menyelesaikan permasalahan dan juga mencarikan solusi untuk climate change mengenai perubahan cuaca dan urban resilience," kata Dedie Rachim.
Selain itu, forum Apeksi juga membahas pentingnya keterlibatan generasi muda dalam pembangunan kota. Dedie menilai pemuda memiliki peran strategis sebagai penggerak inovasi yang mampu mendorong lahirnya berbagai solusi untuk menjawab tantangan pembangunan perkotaan.
Pembahasan berikutnya menyoroti penguatan peran aparatur sipil negara (ASN) sebagai pilar birokrasi dalam mendukung pembangunan daerah. Di sisi lain, kebijakan fiskal daerah juga menjadi perhatian agar pembangunan dapat berjalan lebih optimal melalui sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.
"Bagaimana ASN sebagai salah satu tiang kokoh pembangunan perkotaan dari sisi birokrasi juga bisa berperan penuh dalam pembangunan perkotaan. Tentu bagaimana dengan kebijakan fiskal di masing-masing daerah itu dapat diperkuat melalui berbagai komitmen dari pemerintah daerah dan juga kolaborasi sinergi dengan pemerintah pusat, sehingga semaksimal mungkin pembangunan itu dapat dirasakan oleh masyarakat," ujarnya.
Dalam forum tersebut, Kota Bogor juga mendapat kepercayaan menjadi tuan rumah agenda pembahasan urban resilience dan climate change yang dijadwalkan berlangsung pada September 2026. Dedie menyatakan Pemerintah Kota Bogor akan segera berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup serta perangkat daerah terkait untuk mempersiapkan pelaksanaan kegiatan tersebut agar berjalan sukses.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....