Generasi Muda Dinilai Jadi Kunci Pelestarian Batik di Bogor
- 22 Jul 2026 18:27 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor – Generasi muda dinilai memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan batik sebagai warisan budaya Indonesia. Pelestarian batik tidak hanya dilakukan dengan mengenakan batik, tetapi juga memahami makna, filosofi, dan proses pembuatannya.
Mojang Kota Bogor, Esterlita Widyaningtyas, mengatakan anak muda dapat menjadi jembatan antara warisan budaya dengan perkembangan zaman. Pemanfaatan media sosial juga menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan batik kepada generasi saat ini.
“Kami tidak hanya ingin memperkenalkan batik melalui konten, tetapi menjadikannya sebagai identitas budaya. Anak muda dapat menjadi jembatan yang menghubungkan warisan budaya dengan generasi sekarang,” kata Ester dalam Dialog Bogor Pagi Ini, Senin, 21 Juli 2026.
Ester menilai anggapan bahwa batik identik dengan kesan kuno mulai berkurang di kalangan anak muda. Inovasi warna, desain, dan model busana membuat batik semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari generasi muda.
“Sekarang banyak anak muda yang bangga memakai batik karena desainnya semakin modern dan beragam. Anak muda juga senang mengetahui cerita dan makna yang terkandung dalam setiap motif batik,” ujarnya.
Pengrajin Batik Handayani, Sri Ratna Handayani, mengatakan pengenalan batik kepada anak-anak telah dilakukan melalui berbagai kegiatan edukasi. Menurutnya, pengalaman membatik secara langsung dapat menumbuhkan ketertarikan generasi muda terhadap budaya tersebut.
“Pembelajaran membatik memang awalnya terasa sulit, tetapi ketika sudah mencoba biasanya akan muncul rasa senang. Edukasi membatik perlu dilakukan sejak usia dini agar kecintaan terhadap batik tumbuh sejak kecil,” kata Ratna.
Sementara itu, Ketua Umum Yayasan Batik Jawa Barat, Sendy Dede Yusuf, menyebut regenerasi pembatik menjadi salah satu fokus utama dalam pelestarian batik. Yayasan Batik Jawa Barat terus membuka ruang bagi generasi muda untuk belajar membatik hingga mengembangkan usaha berbasis batik.
“Generasi muda memiliki kreativitas yang besar dalam mengembangkan desain dan promosi batik. Kehadiran mereka sangat penting agar batik Jawa Barat tetap lestari dan menjadi kebanggaan masyarakat,” ujar Sendy.
Pelestarian batik melalui peran generasi muda diharapkan tidak hanya menjaga warisan budaya, tetapi juga menciptakan peluang ekonomi kreatif. Dengan demikian, batik dapat terus hidup sebagai identitas budaya sekaligus sumber kesejahteraan masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....