Penutupan MPLS Kota Bogor Diisi Gerakan Menanam Pohon di SDN Gunung Batu 2
- 20 Jul 2026 19:14 WIB
- Bogor
Poin Utama
- Penutupan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SD Negeri Gunung Batu 2, Kelurahan Loji, Kecamatan Bogor Barat, diisi dengan kegiatan edukasi lingkungan melalui penanaman pohon,
- Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Bogor berharap kepedulian terhadap lingkungan dapat menjadi bagian dari karakter peserta didik sejak dini.
RRI.CO.ID, Bogor - Penutupan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SD Negeri Gunung Batu 2, Kelurahan Loji, Kecamatan Bogor Barat, diisi dengan kegiatan edukasi lingkungan melalui penanaman pohon, Senin 20 Juli 2026. Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim bersama Ketua TP PKK Kota Bogor Yantie Rachim hadir sekaligus mengajak para siswa membangun kepedulian terhadap kelestarian alam sejak usia dini.
Kegiatan diawali dengan kebersamaan bersama para siswa yang menyanyikan lagu Serbukatif, kemudian dilanjutkan dengan penanaman pohon didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor Herry Karnadi dan Camat Bogor Barat Dudi Fitri Susandi. Penanaman pohon menjadi bagian dari pembelajaran agar siswa tidak hanya mengenal lingkungan, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk merawatnya.
Dedie Rachim mengatakan pendidikan lingkungan perlu ditanamkan sejak dini agar tumbuh menjadi kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari.
"Intinya kita ingin anak-anak atau siswa didik mulai diperkenalkan untuk peduli kepada lingkungan, salah satunya masing-masing anak kita minta untuk belajar menanam pohon. Tujuannya untuk lebih mengenalkan alam lingkungan dan mengajarkan mereka bagaimana para siswa didik belajar bersama-sama melestarikan alam dan lingkungan," ujarnya.
Menurut Dedie, kegiatan tersebut tidak berhenti pada proses menanam pohon, tetapi juga menjadi sarana belajar bagi siswa untuk merawat tanaman hingga tumbuh dengan baik. Dengan cara itu, anak-anak diharapkan memahami pentingnya menjaga kelestarian lingkungan secara berkelanjutan.
Pemerintah Kota Bogor juga berencana mengembangkan aplikasi yang dapat memantau perkembangan pohon yang ditanam para siswa. Sistem tersebut diharapkan menjadi media pembelajaran sekaligus mendorong siswa terus merawat pohon selama menjalani pendidikan di sekolah.
"Selain menanam, para siswa juga belajar merawat, sehingga harapannya dalam satu masa, sejak kelas satu hingga kelas enam SD ada pohon tumbuh dengan baik sudah berbunga atau berbuah," kata Dedie Rachim.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Bogor berharap kepedulian terhadap lingkungan dapat menjadi bagian dari karakter peserta didik sejak dini. Gerakan menanam dan merawat pohon juga diharapkan mendukung upaya menjaga kualitas lingkungan sekaligus menciptakan ruang hijau yang lebih baik di Kota Bogor.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....