Trase Batutulis Capai 22 Persen, DPRD Jabar Tinjau Progresnya

  • 20 Jul 2026 14:07 WIB
  •  Bogor
Poin Utama
  • Progres pembangunan trase baru Batutulis di Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, terus mendapat pengawasan agar penyelesaiannya sesuai target.
  • Peninjauan dilakukan untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai jadwal sekaligus melihat perkembangan proyek pasca longsor yang terjadi pada 2025.

RRI.CO.ID ,Bogor - Progres pembangunan trase baru Batutulis di Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, terus mendapat pengawasan agar penyelesaiannya sesuai target. Wakil Ketua DPRD Kota Bogor Dadang Iskandar Danubrata mendampingi Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Ono Surono meninjau langsung proyek tersebut dalam agenda Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Tahun Anggaran 2026, Minggu, 19 Juli 2026.

Peninjauan dilakukan untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai jadwal sekaligus melihat perkembangan proyek pasca longsor yang terjadi pada 2025. Kegiatan tersebut juga dihadiri Kepala Dinas PUPR Kota Bogor Juniarti Estiningsih, Camat Bogor Selatan Harry Cahyadi, dan Lurah Batutulis Erika.

Ono Surono menjelaskan pembangunan trase Batutulis merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kota Bogor. Menurutnya, pembangunan fisik didanai melalui APBD Provinsi Jawa Barat, sedangkan pembebasan lahan menjadi tanggung jawab Pemerintah Kota Bogor.

"Jadi, kunjungan kali ini kita ke pembangunan jalan Batutulis yang di 2025 yang lalu itu terjadi longsor. Alhamdulillah hari ini sudah progres dibangun. Konstruksinya dibiayai oleh APBD Provinsi Jawa Barat, sedangkan pembebasan lahannya oleh Pemerintah Kota Bogor," ujar Ono Surono.

Berdasarkan laporan Dinas PUPR Kota Bogor, progres pembangunan saat ini telah mencapai sekitar 22 persen. Selain pembangunan badan jalan, proyek tersebut juga mencakup drainase, penataan kawasan, taman, dan Leuweung Batutulis sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana.

“Alhamdulillah sekarang sudah mencapai 22 persen. Mudah-mudahan Oktober nanti akan selesai, dan bukan hanya jalan, tapi berikut drainase, juga pembangunan taman serta Leuweung Batutulis. Jadi nanti akan dihutankan kembali supaya mencegah terjadinya longsor," kata Ono.

Sementara itu, Dadang Iskandar Danubrata menegaskan DPRD Kota Bogor akan terus mengawal pelaksanaan proyek agar kualitas pekerjaan dan target penyelesaiannya tetap terjaga.

"Kami akan terus mengawal proses pembangunan ini agar berjalan sesuai perencanaan. Harapannya proyek dapat selesai tepat waktu pada Oktober 2026 sehingga masyarakat bisa kembali menikmati akses jalan yang aman, nyaman, dan didukung dengan fasilitas pedestrian serta penataan kawasan yang lebih baik," ujarnya.

Dadang juga mengingatkan pelaksana proyek agar mengutamakan penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3), termasuk menjaga kebersihan jalan dari material proyek. Penanggung Jawab PT Promix Prima Karya, Hariyono, memastikan pihaknya telah menerapkan prosedur tersebut agar aktivitas pembangunan tidak mengganggu keselamatan pengguna jalan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....