Klinik Tanaman IPB Mobile Dekatkan Layanan Sains untuk Masyarakat
- 20 Jul 2026 11:21 WIB
- Bogor
Poin Utama
- Klinik Tanaman IPB Mobile yang menjadi topik pembahasan dalam program Aksi Kita Sapa Bumi bersama Koalisi Rakyat untuk Kedaulatan Pangan (KRKP)
- Selama ini, Klinik Tanaman (Klintan) IPB telah melayani masyarakat melalui berbagai jalur
- IPB University kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan ilmu pengetahuan yang bermanfaat secara nyata bagi masyarakat
RRI.CO.ID, Bogor- IPB University terus menghadirkan inovasi yang membawa ilmu pengetahuan lebih dekat kepada masyarakat. Salah satunya melalui peluncuran Klinik Tanaman IPB Mobile yang menjadi topik pembahasan dalam program Aksi Kita Sapa Bumi Pro2 FM RRI Bogor bersama Koalisi Rakyat untuk Kedaulatan Pangan (KRKP) pada Sabtu, 11 Juli 2026. Layanan bergerak ini dirancang untuk memberikan konsultasi dan pendampingan kesehatan tanaman secara langsung kepada masyarakat, terutama mereka yang tinggal di kawasan perkotaan dan memiliki ketertarikan terhadap tanaman hias, urban farming, maupun aktivitas berkebun.
Selama ini, Klinik Tanaman (Klintan) IPB telah melayani masyarakat melalui berbagai jalur, mulai dari konsultasi langsung di klinik, layanan digital, hingga pendampingan di berbagai daerah. Seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap dunia pertanian perkotaan, IPB University melihat perlunya pendekatan baru yang lebih fleksibel. Melalui armada Klinik Tanaman Mobile, para pakar kini dapat hadir langsung di tengah masyarakat sehingga layanan menjadi lebih mudah dijangkau dan responsif terhadap kebutuhan di lapangan.
Dalam talkshow tersebut, Asisten Bidang Pengembangan Tani dan Nelayan IPB sekaligus pakar Klintan IPB, Bonjok Istiaji, menjelaskan bahwa konsep layanan ini merupakan perubahan cara memberikan pendampingan kepada masyarakat. Jika sebelumnya masyarakat harus datang ke klinik untuk berkonsultasi, kini justru klinik yang hadir menemui masyarakat. Menurutnya, pendekatan tersebut diharapkan mampu memperluas akses masyarakat terhadap solusi berbasis ilmu pengetahuan sekaligus meningkatkan pemanfaatan hasil riset kampus dalam kehidupan sehari-hari.
Kehadiran Klinik Tanaman IPB Mobile juga menjadi jawaban atas tantangan yang dihadapi masyarakat perkotaan. Berbeda dengan wilayah pedesaan yang lebih berorientasi pada produksi pertanian, masyarakat kota banyak menghadapi persoalan dalam merawat tanaman di lingkungan terbatas. Mulai dari serangan hama dan penyakit, teknik budidaya tanaman hias, hingga pengelolaan kebun rumah dan urban farming menjadi kebutuhan yang semakin sering ditemui. Melalui layanan ini, masyarakat dapat memperoleh konsultasi langsung dari tenaga ahli yang memahami permasalahan tersebut.
Lebih dari sekadar memberikan layanan kesehatan tanaman, IPB University mengembangkan Klinik Tanaman Mobile sebagai bagian dari konsep one stop service. Armada ini menjadi pintu masuk berbagai layanan kepakaran yang dimiliki IPB. Artinya, masyarakat tidak hanya bisa memperoleh solusi terkait tanaman, tetapi juga berkesempatan mengakses konsultasi dari para ahli di bidang perikanan, peternakan, dan berbagai disiplin ilmu lain yang menjadi keunggulan kampus tersebut.
Konsep layanan terpadu ini menunjukkan bahwa perguruan tinggi tidak hanya berperan sebagai pusat pendidikan dan penelitian, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam menyelesaikan berbagai persoalan. Dengan menggabungkan layanan bergerak dan pendampingan berbasis sains, IPB University memperkuat ekosistem konsultasi yang selama ini telah berjalan, sekaligus memperluas jangkauan pelayanan kepada masyarakat perkotaan yang membutuhkan pendampingan praktis dan terpercaya.
Melalui inovasi Klinik Tanaman IPB Mobile, IPB University kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan ilmu pengetahuan yang bermanfaat secara nyata bagi masyarakat. Kehadiran layanan ini diharapkan mampu mendorong semakin banyak masyarakat untuk memanfaatkan pendampingan berbasis sains dalam merawat tanaman maupun mengembangkan pertanian perkotaan. Dengan demikian, hasil riset dan kepakaran kampus tidak hanya berhenti di ruang akademik, tetapi benar-benar hadir sebagai solusi yang dekat, mudah diakses, dan memberi dampak positif bagi kehidupan masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....