Gerakan Tanam Pohon Warnai MPLS di Sekolah Kota Bogor

  • 15 Jul 2026 14:16 WIB
  •  Bogor
Poin Utama
  • Gerakan penanaman pohon di lingkungan sekolah menjadi salah satu upaya Pemerintah Kota Bogor menanamkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan kepada generasi muda
  • Melalui gerakan ini, Pemerintah Kota Bogor berharap kesadaran menjaga lingkungan semakin tertanam di kalangan pelajar dan menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.

RRI.CO.ID, Bogor - Gerakan penanaman pohon di lingkungan sekolah menjadi salah satu upaya Pemerintah Kota Bogor menanamkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan kepada generasi muda. Program tersebut dilaksanakan dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMPN 18 Kota Bogor, Rabu 15 Juli 2026 yang dihadiri Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Dalam kegiatan itu, Dedie Rachim bersama unsur Forkopimda menyerahkan bibit pohon kepada pengurus OSIS SMPN 18 Kota Bogor. Bibit pohon buah dan pohon peneduh tersebut kemudian ditanam bersama sebagai simbol dimulainya gerakan penghijauan di lingkungan sekolah.

Dedie Rachim mengatakan penanaman pohon merupakan langkah sederhana yang memiliki dampak besar dalam menghadapi perubahan iklim dan pemanasan global. "Kita ingin anak-anak memahami bahwa menjaga lingkungan harus dimulai sejak dini agar kondisi bumi di masa depan tetap terjaga," ujarnya.

Ia menilai generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan karena merekalah yang akan merasakan dampak perubahan iklim di masa depan.

“Jangan sampai global warming berubah menjadi global disaster. Karena itu, kesadaran menjaga lingkungan harus tumbuh dari generasi muda," kata Dedie.

Untuk memperluas gerakan tersebut, Dinas Pendidikan Kota Bogor telah menerbitkan surat edaran yang menginstruksikan seluruh sekolah melaksanakan penanaman pohon pada setiap tahun ajaran baru. Langkah ini diharapkan mampu membangun budaya peduli lingkungan yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.

Dedie Rachim menegaskan keberhasilan program tidak hanya diukur dari banyaknya pohon yang ditanam, tetapi juga dari komitmen seluruh warga sekolah dalam merawatnya.

“Yang paling penting adalah memastikan setiap pohon dipantau pertumbuhannya, dirawat dengan baik, dan nantinya memberikan manfaat bagi lingkungan serta menghasilkan oksigen," tuturnya.

Melalui gerakan ini, Pemerintah Kota Bogor berharap kesadaran menjaga lingkungan semakin tertanam di kalangan pelajar dan menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari. Upaya tersebut juga diharapkan dapat menjaga Kota Bogor tetap hijau, lestari, dan mampu menghadapi tantangan perubahan iklim di masa mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....