Delegasi Y20 Nilai Dukungan Riset dan Teknologi Masih Jadi Tantangan Indonesia
- 14 Jul 2026 12:31 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor – Delegasi Indonesia pada forum Youth 20 (Y20), Moses Siregar, menilai dukungan terhadap riset dan pengembangan teknologi masih menjadi tantangan besar di Indonesia. Menurutnya, peningkatan investasi pemerintah dan kolaborasi dengan sektor swasta diperlukan agar generasi muda mampu mengembangkan inovasi dan bersaing di tingkat global.
Moses mengatakan Indonesia memiliki potensi besar dalam transformasi digital karena masyarakat, khususnya generasi muda, telah akrab dengan teknologi. Namun, ia menilai potensi tersebut belum diimbangi dengan dukungan yang memadai terhadap pengembangan riset dan inovasi.
"Sebenarnya kalau misalnya masalah digitalisasi itu Indonesia tuh salah satu yang paling bagus. Lihat, anak muda kita semua tuh punya gawai, punya media sosial. Pokoknya mereka tuh cukup eksis lah intinya, ya, dan cukup pintar," kata Moses dalam dialog Bogor Pagi Ini edisi Senin, 13 Juli 2026.
Ia menjelaskan tantangan berikutnya adalah pemerataan akses teknologi serta besarnya anggaran yang dialokasikan pemerintah untuk riset dan inovasi. Menurutnya, pembangunan teknologi tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan masyarakat menggunakan perangkat digital, tetapi juga memerlukan dukungan kebijakan dan investasi.
Moses menilai peningkatan anggaran riset akan membuka lebih banyak peluang bagi anak muda untuk mengembangkan kecerdasan buatan (AI), teknologi, dan berbagai inovasi. Ia berharap pemerintah maupun sektor swasta dapat bersama-sama membangun ekosistem yang mendukung lahirnya talenta-talenta baru.
"Jadi memang sekarang tantangan terbesar adalah apakah negara dan pemerintah itu tuh bersedia untuk meningkatkan anggaran mereka terhadap pembangunan teknologi, inovasi, khususnya buat anak muda. Jadi mudah-mudahan dengan anak mudanya sekarang bangun dialog dan diskusi, nanti ada juga dukungan dari pemerintah juga dan juga dari swasta," ujarnya.
Selain mengikuti forum internasional, Moses mengaku ingin membawa pengalaman tersebut untuk mendorong perubahan di tingkat lokal. Ia berharap kolaborasi antara pemerintah, komunitas, akademisi, dan pelaku usaha dapat mempercepat pengembangan ekosistem inovasi di Kota Bogor.
Menurutnya, berbagai diskusi bersama delegasi dari negara lain menjadi inspirasi untuk membangun daerah melalui penguatan sumber daya manusia. Ia bahkan memiliki cita-cita agar Kota Bogor dapat berkembang menjadi pusat inovasi teknologi yang mampu melahirkan perusahaan-perusahaan berbasis teknologi.
"Jadi memang sekarang Bogor Smart City ini tuh adalah posisi yang baik buat Bogor untuk bisa maju membangun ini mimpi saya, cita-cita saya di Kota Bogor itu tuh untuk anak muda tuh sebuah Silicon Valley Kota Bogor," tuturnya.
Moses juga menyampaikan program pendampingan bagi generasi muda tengah disiapkan melalui Indonesian Youth Diplomacy. Ia mengajak anak muda memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meningkatkan kapasitas, memperluas jejaring, dan tidak takut mencoba hal baru demi menciptakan inovasi yang bermanfaat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....