Pemuda Bogor Perlu Didukung Ekosistem Inovasi menuju Indonesia Emas 2045
- 14 Jul 2026 13:14 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor – Penguatan ekosistem pengembangan generasi muda dinilai menjadi langkah penting dalam mempersiapkan Indonesia Emas 2045. Dukungan melalui kebijakan, pendidikan, pelatihan, dan kolaborasi lintas sektor diperlukan agar semakin banyak pemuda mampu berdaya saing dan memberikan kontribusi bagi pembangunan.
Dalam dialog Bogor Pagi Ini edisi Senin, 13 Juli 2026, anggota DPRD Kota Bogor, Hasbi Alatas, mengatakan terpilihnya Moses sebagai putra asli Kota Bogor yang mewakili Indonesia pada forum Youth 20 (Y20) menjadi bukti bahwa Kota Bogor memiliki sumber daya manusia yang mampu bersaing di tingkat internasional. Menurutnya, capaian tersebut harus menjadi momentum untuk membangun ekosistem yang lebih berpihak kepada pengembangan generasi muda.
"Terpilihnya Kang Moses sebagai perwakilan Indonesia di forum Y20 menunjukkan bahwa Kota Bogor memiliki sumber daya manusia yang unggul. Ke depan kita harus menciptakan ekosistem yang lebih baik melalui pelatihan dan kebijakan yang berpihak kepada anak muda," kata Hasbi.
Hasbi menilai, menuju Indonesia Emas 2045, pemuda akan menjadi pemimpin di berbagai bidang, mulai dari sosial, ekonomi, hingga budaya. Karena itu, pembangunan smart city harus berjalan seiring dengan penguatan smart people melalui kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.
"Tantangan global ke depan sangat besar sehingga kita harus berkolaborasi dengan pemerintah dan sektor swasta. Anak muda yang sudah memiliki potensi maupun yang belum harus sama-sama difasilitasi agar memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang," ujarnya.
Ia menambahkan Kota Bogor memiliki peluang besar untuk mengembangkan ekonomi kreatif meski memiliki keterbatasan lahan dan sumber daya alam. Menurutnya, pengajuan Kota Bogor sebagai Kota Gastronomi UNESCO serta penyelenggaraan Gastrofest menjadi bukti kuatnya potensi kuliner lokal yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus membuka ruang bagi generasi muda untuk berkarya.
"Pemuda jangan hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga harus menjadi pemberi manfaat bagi masyarakat. Jadilah inovator, mitra pemerintah, dan agen perubahan agar siap menjadi pemimpin menuju Indonesia Emas 2045," ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....