Kemitraan BRIN dan Swasta Dinilai Sukses Modernisasi Kebun Raya Nasional
- 13 Jul 2026 21:40 WIB
- Bogor
Poin Utama
- Pengelolaan empat Kebun Raya milik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dinilai menunjukkan perubahan signifikan melalui pola kemitraan pemerintah dan swasta atau Public-Private Partnership (PPP).
- Model kemitraan BRIN dan PT Mitra Natura Raya bahkan mendapat perhatian pada berbagai forum internasional, seperti International Congress on Education in Botanical Gardens (ICEBG) 2025 di Korea Selatan dan Asia Euro Conference 2026.
RRI.CO.ID, Bogor - Pengelolaan empat Kebun Raya milik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dinilai menunjukkan perubahan signifikan melalui pola kemitraan pemerintah dan swasta atau Public-Private Partnership (PPP). Skema tersebut tidak hanya mendorong peningkatan layanan bagi masyarakat, tetapi juga tetap mempertahankan fungsi utama kebun raya sebagai pusat konservasi, riset, edukasi, wisata ilmiah, dan jasa lingkungan.
Kemitraan yang dijalankan BRIN bersama PT Mitra Natura Raya, entitas Dyandra Group, diterapkan di Kebun Raya Bogor, Cibodas, Purwodadi, dan Bali. Pengelolaan profesional di sektor pariwisata dan hospitality dipadukan dengan upaya pelestarian keanekaragaman hayati sehingga kawasan konservasi mampu beradaptasi dengan kebutuhan publik tanpa meninggalkan peran ilmiahnya.
Managing Director PT Mitra Natura Raya, Marga Anggrianto, mengatakan keberhasilan tersebut membuktikan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan swasta dapat berjalan selaras dalam mengelola aset negara.
"Kesuksesan kemitraan Kebun Raya ini memiliki proporsi yang seimbang antara optimalisasi aset, pengembangan bisnis kreatif wisata, serta menjaga marwah Kebun Raya yang erat dengan komunitas akademik dan isu lingkungan. Kebun Raya menjadi contoh tata kelola kolaboratif, aset tetap milik negara, riset berjalan, sekaligus memberi manfaat ekonomi dan edukasi," ujar Marga dalam keterangan yang disampaikan pada Senin, 13 Juli 2026.
Model pengelolaan tersebut juga memberikan ruang bagi para peneliti BRIN untuk lebih fokus menjalankan kegiatan penelitian dan konservasi. Sementara itu, aspek pelayanan pengunjung, pengembangan fasilitas, pemasaran, hingga inovasi wisata dikelola secara profesional oleh mitra swasta sehingga kualitas layanan kepada masyarakat terus meningkat.
Keberhasilan kolaborasi ini turut mendapat pengakuan dari Kementerian Keuangan melalui status PT Mitra Natura Raya sebagai Mitra Instansi Pengelola (MIP). Pengakuan tersebut mencerminkan tata kelola aset negara yang dinilai lebih transparan, akuntabel, sekaligus mampu meningkatkan efektivitas Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dibandingkan pola pengelolaan sebelumnya.
Di sisi lain, transformasi pengelolaan juga diwujudkan melalui berbagai inovasi edukasi, termasuk pengembangan taman tematik, program Kultura, serta wahana Immerzoa yang memanfaatkan teknologi visual imersif. Berbagai inovasi tersebut dirancang untuk memperluas jangkauan edukasi lingkungan dan budaya kepada masyarakat, khususnya generasi muda, tanpa mengurangi nilai ilmiah yang menjadi identitas Kebun Raya.
Model kemitraan BRIN dan PT Mitra Natura Raya bahkan mendapat perhatian pada berbagai forum internasional, seperti International Congress on Education in Botanical Gardens (ICEBG) 2025 di Korea Selatan dan Asia Euro Conference 2026. Pengelolaan Kebun Raya Indonesia juga meraih penghargaan ASEAN Tourism Awards 2026 sebagai bentuk pengakuan terhadap penerapan pariwisata berkelanjutan yang tetap berpijak pada prinsip konservasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....