Kelapa Kopyor Jadi Modal Bogor Kembangkan Wisata Gastronomi
- 12 Jul 2026 11:16 WIB
- Bogor
Poin Utama
- Pengembangan sektor gastronomi menjadi salah satu langkah yang terus didorong Pemerintah Kota Bogor untuk memperkuat identitas daerah berbasis riset, pangan, dan ekonomi kreatif.
- Melalui Festival Kopyor 2026, Pemerintah Kota Bogor bersama PPKS berharap potensi kelapa kopyor mampu mendorong lahirnya inovasi kuliner, memperkuat sektor pariwisata, serta membuka peluang ekonomi bagi UMKM.
RRI.CO.ID, Bogor – Pengembangan sektor gastronomi menjadi salah satu langkah yang terus didorong Pemerintah Kota Bogor untuk memperkuat identitas daerah berbasis riset, pangan, dan ekonomi kreatif. Upaya tersebut kembali ditegaskan melalui penyelenggaraan Festival Kopyor 2026 di Kebun Kopyor Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Unit Bogor, Sabtu, 11 Juli 2026.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menilai Kebun Kopyor memiliki potensi besar sebagai pusat penelitian sekaligus pengembangan produk pangan yang dapat mendukung visi Kota Bogor sebagai *City of Gastronomy*. Menurutnya, keberadaan kebun kopyor dengan skala yang dimiliki saat ini menjadi aset yang sulit ditemukan di daerah lain.
"Ini potensi yang sangat luar biasa. Daerah lain di Indonesia tidak ada yang memiliki kebun kopyor seluas ini. Saya ingin mensinergikan dan mengkolaborasikan dengan program Kota Bogor, yaitu menjadikan kota riset, sains, kreatif yang maju dan berkelanjutan," ujar Dedie Rachim.
Ia menambahkan, potensi tersebut dapat menjadi modal penting bagi perguruan tinggi, peneliti, pelaku usaha, dan pemerintah dalam mengembangkan inovasi pangan berbasis kelapa kopyor. Karena itu, kolaborasi dengan Pusat Penelitian Kelapa Sawit dan berbagai pemangku kepentingan dinilai menjadi kunci untuk memperkuat ekosistem gastronomi di Kota Bogor.
Wakil Kepala Pusat Penelitian Kelapa Sawit, Riza Arief Putranto, mengatakan Festival Kopyor digelar untuk mendekatkan hasil riset kepada masyarakat sekaligus memperkenalkan kelapa kopyor sebagai varietas unggulan Indonesia. Menurutnya, Kebun Kopyor yang dibuka untuk publik merupakan yang pertama di dunia yang menggabungkan fungsi agronomi dan pariwisata.
"Kebun Kopyor yang dibuka merupakan yang pertama di dunia untuk agronomi dan pariwisata. Tujuannya adalah memperkenalkan kelapa kopyor sebagai salah satu varietas unggul kelapa di Indonesia, bahkan satu-satunya varietas di dunia," kata Riza.
Melalui Festival Kopyor 2026, Pemerintah Kota Bogor bersama PPKS berharap potensi kelapa kopyor mampu mendorong lahirnya inovasi kuliner, memperkuat sektor pariwisata, serta membuka peluang ekonomi bagi UMKM. Sinergi antara riset, gastronomi, dan pemberdayaan masyarakat tersebut diharapkan semakin mengukuhkan Kota Bogor sebagai City of Gastronomy yang berdaya saing.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....