Sakinah Finance Edukasi Perencanaan Keuangan Anak Disabilitas

  • 05 Jul 2026 14:44 WIB
  •  Bogor
Poin Utama
  • Kesadaran orang tua dalam mempersiapkan masa depan finansial anak penyandang disabilitas terus menjadi perhatian berbagai pihak.
  • Lebih lanjut Sakinah Finance bersama Yayasan Sukapura berharap semakin banyak keluarga memahami pentingnya sinergi antara pendidikan dan perencanaan keuangan dalam mempersiapkan masa depan anak penyandang disabilitas.

RRI.CO.ID, Bogor – Kesadaran orang tua dalam mempersiapkan masa depan finansial anak penyandang disabilitas terus menjadi perhatian berbagai pihak. Melalui seminar bertajuk Financial Planning untuk Anak Disabilitas: Mandiri dan Aman untuk Masa Depan, Sakinah Finance bersama Yayasan Sukapura mendorong keluarga untuk mulai menyusun perencanaan keuangan sejak dini sebagai bekal kehidupan anak di masa mendatang.

Dalam kegiatan bersama Dompet Dhuafa dan Sahabat Sukapura tersebut menjadi ruang edukasi mengenai pentingnya pengelolaan aset. Perlindungan finansial, serta strategi membangun kemandirian ekonomi bagi anak berkebutuhan khusus.

Salah satu pendiri Yayasan Sukapura, Djenal Komaludin, mengatakan pendidikan bagi anak disabilitas harus dipandang sebagai proses membangun kemandirian hidup secara menyeluruh.

"Pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus tidak hanya berfokus pada pembelajaran di sekolah, tetapi juga harus mampu mempersiapkan mereka menjalani kehidupan yang mandiri dan bermartabat," ujarnya, Minggu 5 Juli 2026.

Ketua Yayasan Sukapura, Dani Ramdan, menjelaskan pihaknya terus mengembangkan ekosistem pendukung melalui pendidikan, pelatihan keterampilan, serta layanan Center for Special Education (CSE). Menurutnya, berbagai program tersebut diharapkan dapat membantu anak penyandang disabilitas mengembangkan potensi sekaligus meningkatkan kesiapan menghadapi kehidupan di masa depan.

Kepala SLB C Sukapura, Sri Kusbina Jum'atin, mengungkapkan seminar tersebut lahir dari kegelisahan para orang tua yang memikirkan keberlangsungan hidup anak ketika mereka tidak lagi dapat mendampingi. Ia menilai kemandirian anak berkebutuhan khusus tidak hanya diukur dari kemampuan bekerja, tetapi juga kesiapan finansial yang mampu menjamin kualitas hidup mereka.

Kemudian, Murniati Mukhlisin, mengajak orang tua mulai menyusun perencanaan keuangan keluarga sejak dini melalui pengelolaan aset, pembangunan usaha yang berkelanjutan, dan penyediaan perlindungan finansial.

"Perencanaan keuangan merupakan bentuk ikhtiar orang tua untuk memastikan anak tetap memiliki kualitas hidup yang baik ketika mereka tidak lagi mendampingi," katanya.

Lebih lanjut Sakinah Finance bersama Yayasan Sukapura berharap semakin banyak keluarga memahami pentingnya sinergi antara pendidikan dan perencanaan keuangan dalam mempersiapkan masa depan anak penyandang disabilitas. Kolaborasi antara keluarga, sekolah, dan berbagai pemangku kepentingan dinilai menjadi kunci untuk mewujudkan anak-anak berkebutuhan khusus yang mandiri, produktif, serta memiliki masa depan yang aman dan bermartabat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....