Progres Jembatan Paledang–Pasir Jaya Capai Tahap Pondasi
- 05 Jul 2026 07:41 WIB
- Bogor
Poin Utama
- Pengerjaan Jembatan penghubung Paledang–Pasir Jaya di Kota Bogor masih terus berlangsung hingga Sabtu sebagai bagian dari upaya meningkatkan aksesibilitas masyarakat.
- Pembangunan Jembatan Paledang–Pasir Jaya menelan anggaran sekitar Rp2,7 miliar melalui proses lelang dan dikerjakan oleh Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) Kota Bogor.
RRI.CO.ID, Bogor – Pengerjaan Jembatan penghubung Paledang–Pasir Jaya di Kota Bogor masih terus berlangsung hingga Sabtu sebagai bagian dari upaya meningkatkan aksesibilitas masyarakat. Saat ini, pembangunan telah memasuki tahapan pengecoran pondasi dengan progres pekerjaan yang terus menunjukkan perkembangan positif.
Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, meninjau langsung progres pembangunan jembatan yang berlokasi di RW 12, Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Bogor Barat. Ia menyampaikan bahwa proyek tersebut menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kota Bogor untuk membuka akses yang lebih mudah bagi masyarakat antara Kelurahan Pasir Jaya dan Kelurahan Paledang.
"Pembangunan jembatan berjalan dengan progres yang positif. Saat ini progresnya sudah lebih dari 4 persen dengan target penyelesaian selama 26 minggu," ujar Jenal Mutaqin, Sabtu 4 Juli 2026.
Menurut Jenal, jembatan dengan bentang sepanjang 48 meter itu memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas warga. Karena itu, ia meminta proses pembangunan diawasi secara maksimal, mulai dari kualitas material yang digunakan hingga pelibatan tenaga kerja dari masyarakat sekitar.
"Pekerja dari masyarakat sekitar kami libatkan secara bertahap sesuai kebutuhan pekerjaan. Saya juga meminta pihak ketiga memanfaatkan kantin maupun warung makan di sekitar lokasi agar masyarakat turut merasakan manfaat ekonomi dari pembangunan ini," katanya.
Selain meninjau pekerjaan fisik, Jenal juga menanggapi berbagai aspirasi masyarakat terkait pengelolaan jembatan setelah selesai dibangun. Menurutnya, pemerintah akan berdiskusi bersama warga mengenai pengaturan akses, termasuk kemungkinan penggunaan bagi pejalan kaki maupun kendaraan bermotor.
"Tentu nanti kita akan kembali berdiskusi dengan masyarakat, apakah jembatan ini hanya diperuntukkan bagi pejalan kaki atau juga kendaraan bermotor. Yang pasti, untuk kondisi darurat seperti warga sakit atau ada yang meninggal dunia, akses akan dibuka selama 24 jam," ucapnya.
Pembangunan Jembatan Paledang–Pasir Jaya menelan anggaran sekitar Rp2,7 miliar melalui proses lelang dan dikerjakan oleh Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) Kota Bogor. Pemerintah Kota Bogor berharap kehadiran jembatan tersebut dapat memperlancar mobilitas masyarakat, meningkatkan konektivitas antarwilayah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi bagi warga di kedua kelurahan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....