Libur Sekolah, Sampah Wisata Menumpuk di Kawasan Puncak Bogor

  • 30 Jun 2026 14:11 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor - Selain kondisi arus lalulintas yang macet dan dipadatinya obyek wisata pada libur kenaikan kelas dan libur sekolah 2026. Jalur wisata Puncak Bogor juga dipenuhi sampah dari para Wisatawan.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor mencatat terjadi kenaikan timbulan sampah hingga 30 persen dibandingkan hari-hari biasa, terutama di kawasan Puncak Selatan yang menjadi salah satu tujuan favorit wisatawan. Tingginya mobilitas masyarakat dan ramainya aktivitas wisata menjadi faktor utama bertambahnya produksi sampah di kawasan tersebut.

Kepala Subbagian DLH Wilayah III Ciawi, Bambang Hermawan, mengatakan peningkatan volume sampah mulai terlihat sejak memasuki masa liburan sekolah.

“Selama libur sekolah ini, volume sampah di wilayah selatan Puncak mengalami kenaikan sekitar 30 persen dibandingkan hari biasa,” ujar Bambang, Selasa, 30 Juni 2026.

Menurutnya, sebagian besar sampah yang dihasilkan berasal dari aktivitas wisatawan di berbagai lokasi wisata. Jenis sampah yang paling banyak ditemukan antara lain kemasan makanan, botol plastik, gelas sekali pakai, serta sisa makanan yang ditinggalkan setelah beraktivitas di kawasan wisata.

Kondisi tersebut membuat petugas kebersihan harus bekerja lebih maksimal untuk menjaga kebersihan lingkungan. DLH Kabupaten Bogor pun melakukan berbagai upaya agar peningkatan volume sampah tidak menimbulkan penumpukan yang dapat mengganggu kenyamanan wisatawan maupun masyarakat setempat.

"Salah satu langkah yang dilakukan adalah mengatur waktu pengangkutan sampah pada malam hingga pagi hari. Strategi ini diterapkan karena kondisi lalu lintas di kawasan Puncak selama musim liburan cenderung padat dan sering mengalami kemacetan, sehingga menyulitkan proses pengangkutan jika dilakukan pada siang hari,” ungkap Bambang.

Selain melakukan pengangkutan secara intensif, DLH juga menyiagakan petugas kebersihan dan pesapon di sejumlah titik yang menjadi pusat keramaian wisatawan. Kawasan Megamendung dan Cisarua menjadi wilayah yang mendapatkan perhatian lebih karena menjadi lokasi dengan aktivitas wisata yang cukup tinggi selama masa libur sekolah.

Keberadaan petugas di lapangan diharapkan dapat mempercepat penanganan sampah yang dihasilkan setiap hari. Dengan demikian, kebersihan kawasan wisata tetap terjaga meskipun jumlah pengunjung mengalami peningkatan signifikan.

DLH Kabupaten Bogor juga mengajak seluruh pihak untuk ikut berperan menjaga kebersihan lingkungan. Imbauan tersebut ditujukan kepada wisatawan, pelaku usaha, hingga para pengendara yang melintas di kawasan Puncak agar tidak membuang sampah sembarangan, terutama di sepanjang ruas jalan dan area wisata.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....