Kucing-Kucingan di Jalur Wisata: Mengapa PKL Puncak Bogor Begitu Sulit Diberantas?

  • 30 Jun 2026 16:21 WIB
  •  Bogor
Poin Utama
  • PKL

RRI.CO.ID, Bogor - Mengosongkan kawasan wisata Puncak dari Pedagang Kaki Lima (PKL) ternyata menjadi misi yang sangat sulit bagi Pemerintah Kabupaten Bogor. Meski Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menggelar razia setiap hari, para pedagang selalu punya cara untuk kembali menguasai bahu jalan.

Persoalan ini seperti lingkaran setan yang tidak kunjung usai karena beberapa ganjalan besar di lapangan. Akar masalah utama sulitnya penertiban ini adalah faktor ekonomi. Pemerintah daerah sebenarnya sudah menyiapkan tempat berjualan yang rapi di Rest Area Gunung Mas.

Namun, fasilitas tersebut sepi pembeli. Para pedagang memilih nekat kembali ke pinggir jalan raya karena lokasinya jauh lebih ramai dan langsung dilewati oleh wisatawan.

Taktik Kucing-Kucingan Setelah Petugas Pergi

Anggota Satpol PP Kecamatan Cisarua, Abuy, mengakui bahwa kehadiran petugas hanya menjadi pengusir sementara. Selama ada petugas yang berjaga, jalanan memang bersih. Namun, begitu mobil patroli pergi meninggalkan lokasi, para pedagang akan langsung menggelar kembali lapak dagangannya.

Krisis Anggaran dan Kurang Personel

Menjaga jalur Puncak agar tetap bersih dari PKL ternyata membutuhkan energi yang luar biasa besar. Camat Cisarua, Heri Risnandar, menyebutkan bahwa pihak kecamatan harus terus meminta bantuan pasukan tambahan dari Markas Satpol PP Kabupaten Bogor di Cibinong hingga berjumlah puluhan orang.

Ironisnya, kerja keras patroli tiada henti ini belum didukung oleh anggaran khusus yang memadai. Minimnya dana operasional membuat pengawasan ketat menjadi sangat berat untuk dipertahankan secara terus-menerus. Melihat beratnya tantangan di lapangan, pihak kecamatan mengonfirmasi bahwa menghapus PKL secara permanen di Puncak adalah hal yang mustahil untuk saat ini.

Target pemerintah kini terpaksa diturunkan. Bukan lagi melarang sepenuhnya, melainkan hanya sebatas meminimalkan jumlah pedagang agar tidak terlalu mengganggu lalu lintas dan keindahan jalur wisata.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....