"Jaga Depok On The Spot", TNI-Polri Serap Aspirasi Masyarakat dan Gelar Bakti Sosial

  • 27 Jun 2026 21:12 WIB
  •  Bogor
Poin Utama
  • TNI-Polri menyapa dan menyerap aspirasi warga melalui program Jaga Depok On The Spot.
  • Sebanyak 38 paket sembako disalurkan kepada masyarakat dan pekerja informal yang membutuhkan.
  • Program ini memperkuat kedekatan aparat dengan masyarakat melalui aksi sosial dan dialog langsung.

RRI.CO.ID, Depok - Kepedulian terhadap masyarakat kembali ditunjukkan jajaran TNI dan Polri di Kota Depok melalui kegiatan Jaga Depok On The Spot yang dipadukan dengan bakti sosial. Kegiatan tersebut berlangsung di Pangkalan Becak Pondok Sukmajaya Permai, Jalan Tole Iskandar, Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Sukmajaya, Sabtu, 27 Juni 2026.

Komandan Kodim 0508/Depok Kolonel Inf Ginanjar Wahyutomo bersama Kapolres Metro Depok Kombes Pol. Abdul Waras turun langsung menyapa masyarakat. Mereka berdialog dengan para tukang becak, pedagang, tukang gali tanah, hingga warga sekitar untuk mendengarkan berbagai aspirasi dan persoalan yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan tersebut juga dihadiri jajaran TNI dan Polri, di antaranya Danramil 03/Sukmajaya Mayor Inf. Suyono, Kasat Intel Polres Metro Depok Kompol Sutarno, serta Kanit Intel AKP Burhan Efendi bersama personel lainnya. Kehadiran para pejabat ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi dalam pelayanan kepada masyarakat.

Selain menyerap aspirasi warga, TNI dan Polri turut menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako kepada 38 penerima manfaat. Bantuan diberikan kepada delapan warga, lima tukang gali tanah, delapan pedagang, 14 tukang becak, serta tiga petugas keamanan yang membutuhkan.

Program tersebut menjadi salah satu bentuk pendekatan humanis aparat kepada masyarakat. Kehadiran langsung di tengah warga diharapkan mampu mempererat hubungan sekaligus memberikan solusi terhadap berbagai persoalan sosial yang berkembang di lingkungan sekitar.

Menurut Dandim 0508/Depok, sinergi TNI dan Polri tidak hanya berfokus pada menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memastikan masyarakat merasakan kehadiran negara melalui aksi nyata yang bermanfaat. Pendekatan seperti ini dinilai penting untuk membangun rasa percaya dan kedekatan dengan warga.

Melalui komunikasi secara langsung, berbagai masukan dan kebutuhan masyarakat dapat diketahui lebih cepat sehingga penanganannya dapat dilakukan secara bersama-sama. Model dialog terbuka ini juga menjadi ruang bagi warga untuk menyampaikan harapan tanpa sekat kepada aparat.

Kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh keakraban. Warga yang menerima bantuan menyambut positif program tersebut dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, khususnya mereka yang bekerja di sektor informal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....