Kesbangpol Dorong Kritik Kaum Muda yang Konstruktif dan Berbasis Data
- 24 Jun 2026 17:34 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor – Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) memandang kritik dari masyarakat, khususnya generasi muda, sebagai bagian penting dalam kehidupan demokrasi. Kritik dinilai dapat menjadi masukan berharga untuk meningkatkan kualitas pembangunan dan pelayanan publik di daerah.
Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Karakter Bangsa Kesbangpol Kabupaten Bogor, Agus Suhendra, mengatakan pemerintah daerah terbuka terhadap berbagai kritik dan aspirasi masyarakat. Menurutnya, kebebasan berpendapat telah dijamin oleh konstitusi dan menjadi bagian dari sistem demokrasi yang disepakati bersama.
"Tentu kami pemerintah daerah ataupun secara khusus dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik melihat gelombang kritik dan sebagainya menjadi bagian yang harus kita terima. Karena demokrasi menjadi bagian dari kehidupan kita dan itu dilindungi oleh undang-undang," ujarnya dalam Dialog Astacita Bogor Pagi edisi Senin, 22 Juni 2026.
Agus menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Bogor telah menyediakan berbagai saluran bagi masyarakat untuk menyampaikan kritik, masukan, maupun saran melalui perangkat daerah yang ada. Setiap organisasi perangkat daerah (OPD) memiliki fungsi kehumasan yang bertugas menerima dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat sesuai bidang urusannya masing-masing.
Menurutnya, kritik yang disampaikan berdasarkan data dan fakta dapat menjadi bahan evaluasi yang membantu pemerintah memperbaiki kinerja serta meningkatkan kualitas program pembangunan.
"Siapa tahu kritik itu memang betul adanya berdasarkan data dan eviden. Hasil dari kritik itu bisa menjadi telaahan yang kita butuhkan untuk meningkatkan kinerja di setiap urusan pemerintahan," katanya.
Selain membuka ruang dialog, Kesbangpol Kabupaten Bogor juga terus menjalankan program penguatan ideologi dan wawasan kebangsaan bagi generasi muda. Program tersebut dilakukan melalui kerja sama dengan sejumlah sekolah dalam bentuk sosialisasi, seminar, dan diskusi kebangsaan.
Agus menilai pemahaman mengenai kehidupan berbangsa dan bernegara penting dimiliki oleh generasi muda agar kritik yang disampaikan tidak hanya didorong oleh emosi, tetapi juga mampu menghadirkan solusi yang bermanfaat bagi masyarakat.
"Kita harus memahami bahwa hidup berbangsa berarti hidup bersama dengan berbagai perbedaan. Kita juga hidup dalam sistem pemerintahan dan sistem hukum yang sudah disepakati bersama, sehingga setiap tindakan harus memiliki dasar yang jelas," ucapnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pembangunan daerah membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak. Pemerintah memerlukan masukan dari masyarakat, akademisi, maupun kalangan pemuda agar program yang dijalankan benar-benar sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Melalui dialog dan komunikasi yang terbuka, Kesbangpol berharap generasi muda dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan aspirasi, memberikan data dan gagasan, serta ikut berkontribusi dalam mewujudkan pembangunan yang tepat sasaran dan berkelanjutan di Kabupaten Bogor.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....