Tokoh Muda Pasundan: Generasi Muda Harus Kuasai Teknologi tanpa Meninggalkan Buda

  • 24 Jun 2026 17:28 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor – Generasi muda dinilai memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan antara kemajuan teknologi dan pelestarian budaya lokal. Di tengah perkembangan era digital, kaum muda diharapkan tetap menjunjung nilai-nilai budaya sebagai fondasi dalam membangun karakter bangsa.

Dalam Dialog Astacita Bogor Pagi edisi Senin, 22 Juni 2026, Tokoh Muda Pasundan, Dawax Faturahman, mengatakan bahwa perkembangan generasi milenial dan Generasi Z merupakan bagian dari perubahan yang wajar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Namun demikian, menurutnya, kemajuan tersebut tidak membuat seluruh generasi muda meninggalkan akar budaya dan tradisi daerah.

"Saya melihat masih banyak anak-anak muda yang tidak meninggalkan seni, budaya, dan adat istiadatnya. Ini menjadi bukti bahwa budaya lokal masih hidup dan diminati oleh generasi sekarang," ujarnya.

Dawax mencontohkan kegiatan Kemah Bakti Seni Budaya Karinding yang digelar bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Bogor. Kegiatan tersebut melibatkan kaum muda dari berbagai kota dan kabupaten di Jawa Barat sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap pelestarian budaya Sunda.

Menurutnya, nilai-nilai budaya Sunda seperti cageur, bageur, bener, pinter, dan singer masih sangat relevan diterapkan dalam kehidupan generasi muda saat ini. Falsafah tersebut mengajarkan pentingnya kesehatan jasmani dan rohani, sikap saling menghormati, semangat belajar, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman.

"Nilai-nilai itu menjadi bekal penting bagi generasi muda untuk menghadapi tantangan masa depan sekaligus menjaga identitas budaya yang dimiliki," katanya.

Di sisi lain, Dawax mengakui kemampuan generasi muda dalam menguasai teknologi informasi terus berkembang pesat. Menurutnya, penguasaan teknologi harus dimanfaatkan untuk kepentingan yang lebih luas dan mendukung kemajuan bangsa.

"Anak-anak muda sekarang sangat pintar menguasai teknologi informasi. Kemampuan itu harus dimanfaatkan dan terus dikembangkan untuk kemajuan daerah, bangsa, dan negara," ucapnya.

Ia berharap generasi muda mampu memadukan kecakapan digital dengan nilai-nilai budaya lokal sehingga dapat menjadi generasi yang berkarakter, inovatif, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....