Longsor di Ciparigi Ganggu Akses Jalan Setapak Warga
- 22 Jun 2026 15:25 WIB
- Bogor
Poin Utama
- Tanah longsor terjadi di kawasan Ciburial RT 001/RW 010, Kelurahan Ciparigi, Kecamatan Bogor Utara.
- Berdasarkan laporan BPBD Kota Bogor, peristiwa tersebut dipicu kondisi tanah yang labil setelah diguyur hujan deras.
RRI.CO.ID, Bogor - Tanah longsor terjadi di kawasan Ciburial RT 001/RW 010, Kelurahan Ciparigi, Kecamatan Bogor Utara. Material longsoran dengan tinggi sekitar enam meter dan lebar empat meter terjadi di depan rumah warga sekaligus mengganggu akses jalan setapak yang biasa digunakan masyarakat, Senin, 22 Juni 2026.
Berdasarkan laporan BPBD Kota Bogor, peristiwa tersebut dipicu kondisi tanah yang labil setelah diguyur hujan deras. Longsor terjadi pada dini hari dan berdampak pada lingkungan sekitar rumah milik Mad Tasum yang dihuni satu kepala keluarga dengan dua jiwa.
Komandan Regu Piket BPBD Kota Bogor, Indra Rustandi, mengatakan pihaknya segera menindaklanjuti laporan yang diterima dari warga. Tim Reaksi Cepat (TRC-PB) langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan asesmen serta pendataan dampak kejadian.
“Setelah menerima laporan dari masyarakat, petugas segera melakukan assessment dan dokumentasi di lokasi kejadian. Kami juga berkoordinasi dengan pihak kecamatan, kelurahan, serta RT dan RW setempat untuk memastikan kondisi area terdampak dan langkah penanganan selanjutnya,” ujar Indra Rustandi.
Selain melakukan pendataan, BPBD Kota Bogor bersama aparatur wilayah melakukan pemantauan terhadap area longsoran guna mengantisipasi potensi pergerakan tanah susulan. Hingga proses asesmen selesai dilakukan, tidak terdapat laporan korban jiwa maupun kerusakan rumah akibat kejadian tersebut.
Petugas juga memastikan kebutuhan mendesak bagi warga terdampak belum diperlukan. Meski demikian, kondisi lokasi tetap menjadi perhatian mengingat faktor cuaca dan karakteristik tanah di kawasan tersebut masih berpotensi memicu longsor lanjutan.
BPBD Kota Bogor mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi berlangsung dalam waktu lama. Warga yang berada di sekitar lereng atau tebing diminta segera melaporkan kepada aparat setempat apabila menemukan tanda-tanda pergerakan tanah atau retakan yang berpotensi membahayakan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....