Peringati Bulan Bung Karno, PDI Perjuangan Parungpanjang Gelar Bakti Sosial

  • 22 Jun 2026 00:00 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID,Bogor- PAC (Pimpinan Anak Cabang) PDI Perjuangan Kecamatan Parungpanjang Kabupaten Bogor Provinsi Jawa Barat peringati hari lahir sang Proklamator Bung Karno dengan acara senam SICITA (Senam Cinta Tanah Air) dan bakti sosial, di Cafe Eatdah Sentraland, Minggu 21 Juni 2026.

Acara berlangsung mulai dari 08:00 - 12:00 dibuka dengan senam SICITA di ikuti sekitar 100 orang peserta. Tidak hanya senam saja kegiatan dilanjutkan pemeriksaan mata dan membagikan kacamata, pemeriksaan tensi, cek gula darah dan asam urat gratis.

Ketua PAC PDI Perjuangan Egi Gunadhi Wibhawa, sangat berterima kasih kepada seluruh pengurus dan masyarakat Parungpanjang yang memiliki antusias yang tinggi dalam acara bakti sosial ini.

"Saya berterima kasih kepada seluruh pengurus hingga masyarakat sudah membantu acara sosial ini. Dan agenda ini adalah untuk memperingati Bulan Bung Bung Karno. Jas Merah (Jangan Sekali-Kali Meninggalkan Sejarah)," ucapnya.

Egi menambahkan, masih banyak PR dan tugas seluruh pengurus PAC PDI Perjuangan Parungpanjang dari sisi administrasi dan lain-lain.

"Masih banyak PR dan tugas kita semua di masyarakat, saat ini kita selesaikan administrasi dan lain-lainnya,"

Ketua Pelaksana bakti sosial bulan Bung Karno Suyanto sangat mengapresiasi acara Bulan Bung Karno ini bisa terselenggara.

"Saya sangat mengapreasissi acara ini terselanggara dengan lancar dan silaturahmi harus terus berjalan jangan sampai putus dan kita harus ingat hari lahir sang proklamator Bung Karno bulan Juni," ujar Suyanto.

Perlu diketahui, Bulan Bung Karno adalah peringatan yang diselenggarakan setiap bulan Juni untuk mengenang jasa dan pemikiran Ir. Soekarno sebagai Proklamator dan Presiden pertama Republik Indonesia.

Penetapan bulan Juni sebagai Bulan Bung Karno didasarkan pada tiga peristiwa sejarah penting :

  • 1 Juni: Hari Lahir Pancasila
  • 6 Juni: Hari Kelahiran Bung Karno
  • 21 Juni: Wafatnya Bung Karno

Tujuan utamanya adalah untuk menumbuhkan kembali nasionalisme, gotong royong, dan merefleksikan nilai-nilai ajaran Bung Karno agar tetap relevan bagi generasi muda di era modern.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....